Categories: HUMANIORASOSIAL

LPAI Desak Proses Hukum Terhadap Kasus Baby J

MONITOR, Jakarta – Kasus penganiayaan baby J oleh ibu kandungnya, Mariana Dangu (30), mendapat sorotan dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI). Kasus tersebut menurut Ketua Umum LPAI Seto Mulyadi adalah ilustrasi nyata bahwa orang tua biologis tidak serta merta mampu menjadi orang tua efektif.

Seto menjelaskan, secara spesifik sosok ibu kandung yang seharusnya berperan sebagai pengasuh primer justru menjadi bahaya utama terhadap darah dagingnya sendiri.

"Ini kian mengenaskan, apabila orang tua si bayi tidak menikah. Sebagai bayi berstatus anak gantung, kuasa asuh atas dirinya sepenuhnya ada pada ibu yang melahirkannya. Ibu itulah yang semestinya mampu menjadi sosok tunggal bagi bayi untuk bernaung dan berlindung," jelas Seto dalam pernyataan persnya, Selasa (1/8).

Terkait kondisi psikis pelaku, Seto meminta agar proses hukum bisa berjalan efektif mencapai sasaran-sasaran dengan mendudukkan pelaku sebagai subjek yang normal.

"Jadi harus diasumsikan bahwa tersangka-pelaku adalah individu yang sehat, normal, waras, dan tidak kehilangan nalar moralnya," terangnya.

Namun Seto menjelaskan, apabila berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka-pelaku menunjukkan adanya kondisi psikologis tertentu, maka tidak semua diagnosa psikologis dapat berkonsekuensi pada dikenakannya pasal 44 KUHP.

"Otoritas hukum dapat melibatkan pihak ketiga guna memastikan bahwa tersangka-pelaku tetap waras untuk dimintai pertanggungjawabannya secara pidana," tegasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

17 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

19 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

1 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu