Categories: BERITAKRIMINAL

Divonis 18 Tahun Penjara, Dimas Kanjeng Tebar Senyum

MONITOR, Probolinggo – Dimas Kanjeng Taat Pribadi (46) akhirnya divonis 18 tahun penjara. Vonis yang diputuskan majelis hakim dinilai lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya yakni hukuman penjara seumur hidup.

Terkait putusan itu, anggota tim JPU M Usman mengajukan banding. Menurutnya vonis tersebut tak setimpal dengan kasus pembunuhan yang dilakukan Dimas Kanjeng terhadap dua pengikutnya.

"Vonisnya di bawah tuntutan yang kami ajukan, makanya kami meminta untuk banding," ujar Usman di Pengadilan Negeri Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (1/8).

Selain pihak JPU, rupanya Dimas Kanjeng memilih untuk banding. Kepada majelis hakim, ia mengatakan cukup singkat. Terlebih di hadapan ratusan pengunjung pengadilan, sosok yang dianggap "orang pintar" itu hanya menebar senyum dan memilih untuk bungkam.

Usai sidang digelar, Dimas Kanjeng segera dikawal polisi menggunakan mobil tahanan dan dibawa kembali ke Surabaya. Dalam pengawalan cukup ketat itu, pemilik padepokan Dimas Kanjeng itu masih melontarkan sapaan hangat kepada para pengikut yang setia menunggunya di persidangan.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

18 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

20 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

2 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu