Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Bulog Serap 1.528.723 ton Beras Nasional

MONITOR, Jakarta – Guna memenuhi kebutuhan beras dalam negeri, Badan Urusan Logistik ( Bulog) terus menyerap gabah maupun beras baik langsung melalui petani maupun melalui mitra-mitra penggilingan. Berdasarkan data Bulog, hingga saat ini realisasi penyerapan Bulog secara nasional saat ini mencapai 1.528.723 ton.

"Dengan penyerapan sebesar itu, stok yang dimiliki oleh Perum Bulog saat ini sangat aman dan dapat memenuhi sampai dengan 7 bulan ke depan," ujar Sekretaris Perusahaan Siti Kuwati melalui keterangan resmi, Senin (31/7/2017).

Siti menjelaskan, Bulog diberikan penugasan oleh pemerintah untuk melakukan pelaksanaan pembelian gabah atau beras secara nasional sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Sesuai Inpres Nomor 5 Tahun 2015, ditetapkan bahwa harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani Rp 3.700 per kilogram, GKP di tingkat penggilingan Rp 3.750 per kilogram.

Kemudian untuk, Gabah Kering Giling (GKG) di tingkat penggilingan Rp 4.600 per kilogram, GKG di gudang Bulog Rp4.650 per kilogram dan beras di gudang Bulog Rp7.300 per kilogram. Namun demikian, lanjut Siti, berdasarkan pantauan petugas Bulog di lapangan, harga gabah maupun beras bergerak di atas HPP.

Harga GKP di tingkat petani saat ini mencapai Rp 4.528 per kilogram, GKP di tingkat penggilingan Rp 4.615 per kilogram, GKG di tingkat penggilingan Rp 5.677 per kilogram. Kemudian, harga beras mencapai Rp 8.493 per kilogram untuk kualitas medium.

"Harga tersebut cenderung stabil dan tidak banyak mengalami perubahan dibanding minggu sebelumnya. Terjadinya harga berada di atas HPP tersebut masih dinilai wajar mengingat di beberapa wilayah belum memasuki masa panen," pungkasnya.

 

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

16 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

18 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

1 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

1 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu