MONITOR, Jakarta – Ombudsman RI memastikan akan terus menggali kasus dugaan monopoli beras yang dilakukan PT Indo Beras Unggul (IBU). Sejauh ini, Ombudsman telah menggali informasi baik dari aparat kepolisian maupun pihak PT IBU.
Begitu dikatakan Komisioner Ombudsman RI, Alamsyah Saragih, saat berbicara dalam diskusi bertajuk "Republik Beras" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (29/9)
"Kalau terdapat pelanggaran mal administrasi dan mengandung unsur pidana, ya kita akan teruskan ke Reskrim," kata Alamsyah.
Sebaliknya, lanjut dia, jika pihaknya tidak melihat adanya pelanggaran mal administrasi, pihaknya akan membuat rekomendasi kepada presiden Joko Widodo.
"Nantinya apakah perusahan yang bersangkutan memiliki penguasaan di pasar, baik beras premium, medium atau rendah, kita akan kroscek," terangnya.
"Kemudian terkait pemberitaan di publik, apakah perilaku dia (PT IBU) menjual beras excercising monopoli power, kita akan cek lagi performance, kita akan lihat apakah ada pelanggaran atau tidak," tambahnya.
Sejauh ini, baik ombudsman, kepolisian, KPPU maupun pihak kementerian masih terus menggali fakta-fakta dibalik dugaan monopoli pasar oleh PT IBU.
Ia pun meminta kepada masyarakat, baik masyarakat umum ataupun para petani untuk tetap tenang dan tidak mudah termakan oleh isu-isu yang beredar.
"Jangan sampai nanti ada kebohongan publik," pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin…
MONITOR, Lumajang - Upaya mencegah judi online (judol) menyasar keluarga penerima manfaat terus diperkuat hingga…
MONITOR, Bandung - LPDB Koperasi terus memperkuat tata kelola, kepastian hukum, dan mitigasi risiko dalam…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing…
MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…
Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…