Categories: NASIONAL

Komisi VI DPR Kritik Pemangkasan Anggran di Kemenkop UKM

MONITOR, Jakarta – Ekonomi kerakyatan diapstikan sulit tumbuh bila anggaran kementerian/lembaga (K/L) yang terkait langsung dengan rakyat kecil dipangkas anggarannya. K/L tersebut adalah para mitra Komisi VI DPR RI yang hampir semuanya bersentuhan dengan ekonomi rakyat kecil menengah. Anggota Komisi VI DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengungkapkan hal tersebut saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/7). 

Kemenkop UKM yang pada APBN 2017 dialokasikan Rp971,2 miliar dipotong Rp10,5 miliar. KPPU yang mendapat alokasi Rp137,2 miliar dipotong Rp26,8 miliar. Begitu juga BSN yang semula mendapat Rp184,5 miliar dipotong Rp20 miliar.     

“Dahulu pada era Pak SBY, anggaran Kemenkop UKM mencapai Rp2 triliun. Kini hanya tinggal Rp900 miliar lebih. Ini tanda tak ada keseriusan pemerintah terhadap upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Indonesia,” ujar Anggota F-Gerindra itu. 

Saat ini anggaran KUR sudah ditingkatkan. Tentu butuh pendampingan dari Kemenkop UKM yang membawahi sekitar 56 juta UKM. Namun, kementerin ini tak bisa bekerja optimal, karena anggarannya terus dipangkas.     

UKM-UKM di Indonesia butuh pendampingan, agar bisa bersaing dengan negara-negara lain. Bambang malah menyesalkan, mengapa anggaran BMKG justrun terus ditambah hingga Rp1,5 triliun. Padahal prediksinya kerap meleset. Lebih baik, anggaran K/L yang bersentuhan langsung dengan rakyat kecil ditingkatkan.     

Begitu juga anggaran KPK sudah di atas Rp750 miliar. Padahal KPK hanya punya lima komisioner. Lebih baik meningkatkan anggaran KPPU yang punya sembilan komisioner.⁠⁠⁠⁠

Recent Posts

Rukun, Kompak dan Bahagia, Warga RT 03 Perumahan Muslim Alfalaah 3 Gelar Family Gathering

MONITOR, Cisarua - Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan, warga Perumahan Muslim Alfalaah…

11 jam yang lalu

Pajak JHT Jadi Polemik, Legislator: Negara Harusnya Beri Rasa Aman ke Pekerja di Tengah Ancaman PHK

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi menyoroti soal polemik pengenaan tarif pajak…

12 jam yang lalu

Komisi XIII DPR Soroti Pengadaan Gembok Ditjenpas yang Dalam 2 Tahun Capai Hingga Rp 92 M, Minta Ada Audit

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh menyoroti program pengadaann gembok…

12 jam yang lalu

Dorong Penanganan Karhutla, Prof Rokhmin: Edukasi Rakyat, Hukum Tegas Korporasi Pembakar Hutan

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan…

24 jam yang lalu

Legislator Kecam Lagu ‘Lalaki Langit’ karena Dinilai Lecehkan Perempuan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina mengecam lagu berjudul 'Lalaki…

1 hari yang lalu

Puan Hormati Putusan MK Soal Kepala Daerah Tetap Dipilih Langsung Rakyat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal…

1 hari yang lalu