Categories: NASIONALPOLITIK

Sesalkan Pernyataan Imam Nahrawi, Adhyaksa Siap Datangi Kemenpora

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membekukan bantuan anggaran kepada Kwarnas Pramuka. Menpora Imam Nahrawi menyebut alasan pembekuan tersebut dilakukan terkait kehadiran Mantan Menpora itu di acara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ormas yang secara resmi telah dibubarkan oleh Pemerintah Jokowi.

Menpora Imam Nahrawi juga menyebut bahwa pembekuan tersebut akan dicabut dengan catatan ketua Kwarnas itu melakukan klarifikasi kepadanya. 

“Sudah kita minta, kami tunggu. Sampai kemarin belum (ada jawaban). Mungkin sudah secara tertulis, tapi belum sampai ke meja saya," ujar Politisi PKB tersebut.

Menanggapi ultimatum tersebut, Ketua Kwarnas Pramuka Adhyaksa Dault angkat bicara. Kepada MONITOR, Adhyaksa menyampaikan penjelasannya sebagai berikut :

"Penjelasan sudah saya sampaikan ke semua, ke Bapak Presiden Jokowi, ke Bapak Wapres Jusuf Kalla, ke BIN, ke Pak Imam Nachrowi secara tertulis. Di TV, koran, radio, media online, media sosial dan berbagai kesempatan. Saya hadir di acara HTI itu tahun 2013, hanya sebagai undangan, bukan simpatisan, apalagi anggota, seperti halnya Pak Din Samsuddin dan tokoh lainnya. Sudah  saya jelaskan tentang khilafah panjang lebar. Bagi Adhyaksa Dault, Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar negara kita sudah final dan harus kita jaga ini jelas, tegas dan sikap saya sejak dulu. 

Saya menduga Pak Imam Nachrowi belum sempat  membaca surat klarifikasi saya kepadanya dan juga tak mengikuti klarifikasi terbuka saya kepada umum yang sudah hampir 2 bulan lalu di viralkan. Pak Imam Nahrowi Sebagai Menpora, saya mengerti kesibukan  Pejabat tinggi negara seperti beliau  orang terpandang di negri ini, sehingga  mungkin menurutnya seharusnya saya menghadap beliau secara khusus dan langsung  menjelaskan panjang lebar dan minta restu dan maaf padanya. 

Kalau itu yang diinginkan beliau maka demi kepentingan Gerakan Pramuka,  kedepan saya siap menghadap jika diminta menghadap olehnya, agar  kegiatan Raimuna Nasional yang akan dihadiri oleh 15 000 pramuka penegak dan pandega yang akan hadir di Jakarta 3 minggu lagi bisa terlaksana dan juga tak dicampuradukkan lagi  berlarut larut antara kepentingan Pramuka dengan hal pribadi. Demikian , Terima kasih. 

Hormat saya, 
Adhyaksa Dault

Recent Posts

Dorong Penanganan Karhutla, Prof Rokhmin: Edukasi Rakyat, Hukum Tegas Korporasi Pembakar Hutan

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan…

11 jam yang lalu

Legislator Kecam Lagu ‘Lalaki Langit’ karena Dinilai Lecehkan Perempuan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina mengecam lagu berjudul 'Lalaki…

13 jam yang lalu

Puan Hormati Putusan MK Soal Kepala Daerah Tetap Dipilih Langsung Rakyat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal…

13 jam yang lalu

Puan Dorong Penetapan Komisaris BUMN Diambil dari Orang Profesional dan Kompeten

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong agar penetapan pejabat di lingkup Badan…

13 jam yang lalu

Sambut Kepulangan PPIH Daker Madinah dan Bandara, Wamenhaj Sampaikan Apresiasi atas Suksesnya Haji 2026

MONITOR, Tangerang – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak menyambut langsung kepulangan…

19 jam yang lalu

Konsolidasi Nasional PSGA 2026: Sahkan 4 Rekomendasi Strategis Kampus Inklusif

MONITOR, Cirebon - Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI melalui Subdirektorat Penelitian…

23 jam yang lalu