Categories: NASIONAL

Pemerintah Harus Mulai Menyadari Pentingnya Teknologi Drone Sistem

Monitor, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi meminta pemerintah untuk mulai menyadari atau "aware" dengan pentingnya teknologi drone sistem atau pesawat tanpa awak untuk mengantisipasi berbagai ancaman dalam rangka menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Drone di Indonesia sempat populer, karena sempat dibahas oleh Presiden Jokowi sewaktu kampanye 2014 lalu. Indonesia juga sudah memiliki drone militer sebagai alat intai taktis, tetapi saya tidak mengetahui kapan dan bagaimana pemakaian atau operasinya," kata Bobby dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (10/6).

Menurut Bobby, Indonesia sudah mempunyai beberapa drone intai militer Indonesia, yang dimiliki tiga matra TNI seperti di Angkatan Laut ada micro drone A4-1000 yang digunakan pasukan elite.

Selain itu menurutnya ada drone Aerostar TUAV yang beratnya 200 kilogram dengan daya jelajah sampai 200 kilometer milik TNI Angkatan Darat.

"Bila dimaksudkan untuk menjaga perbatasan Filipina dari kemungkinan ISIS, TNI sudah menyiagakan 1 kapal dengan kemampuan deteksi 24 Nautical Mile, dan juga sudah menggelar beberapa operasi pengintaian dari skuadron 5 Makassar," ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu menilai TNI sudah mengantisipasi dengan menggelar patroli laut di sepanjang Maluku Utara sampai dengan Sulawesi untuk mencegah masuknya milisi ISIS asal Filipina ke Indonesia.

Dia menilai penjagaan di perbatasan Indonesia-Filipina, termasuk di pelabuhan-pelabuhan bayangan pun diperkuat demi mencegah penyusupan.

"Perbatasan laut Filipina dengan Indonesia yang panjangnya 600 nautical mile, idealnya memang dijaga oleh 7 kapal perang," katanya.

Recent Posts

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

15 jam yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

15 jam yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

22 jam yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

2 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

3 hari yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

3 hari yang lalu