Monitor, London – Teror penyerangan di London yang terjadi pada Sabtu malam waktu setempat atau Minggu (4/6) dini hari WIB menewaskan Enam orang. Sementara pelaku yang berjumlah tiga orang juga tewas ditembak polisi.
"Saat ini, kami yakin bahwa enam orang meninggal selain dari tiga penyerang yang ditembak mati oleh polisi," kata Asisten Komisaris Polisi Mark Rowley sebagaimana dikutip kantor berita AFP pada Minggu (4/6).
Menurut Transport for London, saat ini polisi tengah menangani "insiden mobil van melaju menuju pedestrian dan menabrak para pejalan kaki di Jembatan London tersebut.
"Polisi sedang menangani insiden besar dan semua rute dialihkan," kata lembaga transportasi itu di Twitter.
Wali Kota London Sadiq Khan pada Minggu menyebut serangan van dan penikaman di Jembatan London dan distrik hiburan malam sibuk Borough Market di dekatnya sebagai aksi biadab.
"Ini serangan sengaja dan pengecut terhadap warga London serta pengunjung kota kami yang tidak bersalah di Sabtu malam mereka," katanya,
"Tidak ada pembenaran apa pun untuk tindakan biadab semacam ini," tegas walikota muslim pertama di London itu.
MONITOR, Jakarta — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menyayangkan kegagalan…
MONITOR, Jakarta - Tiga perguruan tinggi di Indonesia kini tercatat sebagai anggota International Association of…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah Arab Saudi resmi memberlakukan pembatasan akses masuk ke Kota Suci Makkah mulai…
MONITOR, Jakarta — Maxim mencatatkan langkah inovatif di industri transportasi online (e-hailing) dengan meluncurkan program perlindungan…
MONITOR, Pekanbaru — Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menyoroti sistem penerimaan mahasiswa baru…
MONITOR, Washington D.C – Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, secara resmi menginstruksikan Angkatan Laut…