INTERNASIONAL

Wamenag Romo Syafi’i: Kemerdekaan Palestina Harga Mati bagi Indonesia

MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i menegaskan sikap pemerintah dalam mendukung kemerdekaan dan perdamaian di Palestina. Romo Syafi’i mengatakan bahwa kemeedekaan Palestina adalah harga mati.

Hal ini disampaikan Wamenag di sela Tarhib Ramadan 1447 H di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta, Minggu (8/2/2026).

​Wamenag menyatakan bahwa perdamaian dan kedaulatan bagi rakyat Palestina merupakan komitmen yang tidak dapat ditawar lagi bagi bangsa Indonesia. Pemerintah selalu siap mengerahkan bantuan guna memastikan berakhirnya konflik di Jalur Gaza.

​”Perdamaian Palestina itu harga mati bagi kita. Kami siap mengirimkan bantuan apa saja dan turun langsung untuk memastikan terciptanya kedamaian yang hakiki di Jalur Gaza. Ini adalah wujud nyata kehadiran Indonesia untuk saudara-saudara kita di sana,” tegas Wamenag.

​Wamenag bersyukur atas perkembangan situasi di Palestina yang mulai menunjukkan arah perdamaian, meski masih terdapat dinamika. Wamenag menilai, konsistensi dukungan dunia internasional, termasuk Indonesia, menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas yang mulai terbentuk di sana.

​Wamenag lalu menarik analogi sejarah dengan merujuk peristiwa Fathu Makkah (Pembebasan Kota Makkah). Ia mengisahkan bagaimana Rasulullah SAW menunjukkan teladan luar biasa dalam mengelola perdamaian setelah masa-masa kezaliman yang panjang.

​Wamenag memaparkan penderitaan umat Islam di masa lalu yang dihina, disiksa, hingga diboikot. Bahkan, Wamenag mengenang tragedi gugurnya Hamzah bin Abdul Muthalib. Namun, saat kembali ke Makkah dengan kemenangan, Rasulullah tidak memilih jalan balas dendam atau pertumpahan darah.

​”Coba kita lihat sejarah Fathu Makkah. Rasulullah datang dengan tenang di atas pelana untanya. Beliau memberikan jaminan keamanan bagi siapa saja yang berada di rumahnya dan mereka yang berada di Masjidil Haram. Beliau mengedepankan prinsip kemanusiaan dan perdamaian di atas segalanya,” urai Wamenag.

​Lebih lanjut, Wamenag menjelaskan bahwa jaminan keamanan dan penghentian serangan terhadap Palestina adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh pihak manapun guna mewujudkan stabilitas kawasan. Hal ini, menurutnya, selaras dengan langkah diplomasi yang saat ini tengah diperjuangkan untuk memastikan tidak ada lagi agresi di tanah Palestina.

​Wamenag juga mengajak masyarakat untuk jeli dalam membaca sejarah dan perkembangan politik global. Romo Syafi’i menyayangkan jika masih ada pihak yang memberikan penilaian negatif tanpa memahami akar sejarah perdamaian yang pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

​Melalui momentum Tarhib Ramadan ini, Kementerian Agama ingin menyebarkan pesan bahwa semangat berbagi dan kepedulian di bulan suci harus melintasi batas negara. Kesalehan sosial yang dibangun selama Ramadan diharapkan mampu memperkuat solidaritas bangsa Indonesia untuk terus membantu perjuangan rakyat Palestina.

Recent Posts

Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana

MONITOR, Jakarta - Di tengah bentang Samudra Hindia, Pulau Siberut di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra…

11 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Subkultur Pesantren Menjadi Identitas dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Suwendi, M.Ag., menegaskan bahwa…

16 jam yang lalu

Analis: Listyo Sigit di KSP Perkuat Perspektif Keamanan dalam Pengawalan Pembangunan

MONITOR, Jakarta - Perpindahan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari posisi Kapolri ke Kepala Staf…

16 jam yang lalu

Panen Padi Temanggung Tembus 10,2 Ton/Ha, Komisi IV DPR dorong Pemupukan Berimbang

MONITOR, Temanggung - Produktivitas padi di demplot seluas 5 hektare di Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto,…

17 jam yang lalu

Kemenhaj–Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Pastikan Antrean Lebih Akurat

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya meningkatkan akurasi, transparansi, dan kualitas pelayanan ibadah haji, Menteri bersama…

23 jam yang lalu

Analis Meyakini Kapolri Baru Mampu Melanjutkan Transformasi Polri Berkesinambungan

MONITOR - Transformasi Polri tidak boleh ikut berganti setiap kali tongkat komando berpindah tangan. Di…

23 jam yang lalu