Monitor, Mataram – Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah melakukan kegiatan safari Ramadhan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu kegiatan tersebut adalah melaksanakan acara buka bersama dengan masyarakat.
Ada hal yang menarik saat Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut disinggung kemungkinan dirinya maju menjadi Calon Gubernur NTB pada Pilkada 2018 mendatang. Seperti apa reaksi wakil ketua DPR tersebut?
"Saya, kalau soal Pilgub NTB sudah saya katakan tidak dan saya juga tidak akan mencalonkan lagi menjadi anggota legislatif, saya pensiun mau jadi marbot saja," kata Fahri seusai acara berbuka bersama di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (3/6).
Fahri yang juga merupakan Anggota DPR dari daerah pemilihan NTB itu mempersilakan para kandidat bakal calon kepala daerah untuk berkompetisi secara sehat, sehingga NTB mendapatkan pemimpin yang baik dan diidamkan masyarakatnya.
"Silahkan saja yang berkompetisi mudah-mudahan ada calon pemimpin yang baik yang lebih baik ke depan, tapi roh dari visi tentang NTB masa depan itu baru," ujarnya.
Fahri menegaskan saat ini NTB membutuhkan sosok pemimpin yang mampu membawa daerah itu bisa jauh lebih melesat dari sekarang. Bahkan, bila perlu ke level yang tinggi lagi. Tidak hanya nasional melainkan internasional.
"Saya kalau bisa dipegang sama teman-teman yang lain, supaya NTB nih jangan main kecil gitu, karena NTB ini kita sudah bangun infrastruktur nya menjadi pusat parawisata dunia," tambahnya. (Ant)
MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…
MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin…
MONITOR, Lumajang - Upaya mencegah judi online (judol) menyasar keluarga penerima manfaat terus diperkuat hingga…
MONITOR, Bandung - LPDB Koperasi terus memperkuat tata kelola, kepastian hukum, dan mitigasi risiko dalam…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing…