Pertamina Asset 5 Agresif Capai Produksi 106 %

Lokasi produksi Pertamina EP

MONITOR, Balikpapan – PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah SKKMIGAS, melalui Asset 5 terus memperlihatkan kinerja positif pada tahun 2018. Hal ini terbukti dengan pencapaian produksi minyak sebesar 18.366 BOPD dari target 17.250 BOPD atau mencapai 106 % dari target produksi. Untuk gas sendiri mencapai 16.24 MMSCFD dari target produksi 16.75 MMSCFD atau 97% dari target produksi.

Hal tersebut disampaikan oleh Legal & Relation Manager Anton Sumartono Raharjo dalam sosialisasi industri minyak dan gas bumi di hadapan para jurnalis Balikpapan, Jumat (14/9). Tergabung dalam “Pertamina Kalimantan Group Energy Forum”, PT Pertamina EP Asset 5, Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Pertamina Refinery Unit V (RU V), dan Pertamina Marketing Operating Region VI (MOR VI) menyelenggarakan sosialisasi dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Balikpapan. Sosialisasi ini merupakan bagian dari uji kompetensi jurnalis yang diselenggarakan atas kerja sama AJI dan Pertamina Grup Kalimantan. Tidak kurang dari 40 jurnalis hadir dalam sosialisasi tersebut.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan gambaran operasi migas, dari hulu ke hilir, kepada jurnalis. Di samping itu, momen ini dimanfaatkan sebagai momen silaturahmi dan peningkatan kompetensi jurnalis.

Hadir sebagai pembicara Asset 5 Legal & Relation Manager Anton Sumartono Raharjo, Communication & Relation Manager Area Pertamina Kalimantan Yudy Nugraha, dan Kepala Departemen Hubungan Media PHM Kristanto Hartadi. Diskusi dipandu oleh moderator dari jurnalis senior Balikpapan.com Yoyok Setyono.

“PT Pertamina EP Asset 5 optimis dapat terus meningkatkan target yang telah disepakati, tahun ini kami menargetkan sebanyak tiga puluh delapan sumur pengeboran baru. Hingga bulan Agustus 2018 sudah tercapai dua puluh dua sumur baru”, terang Anton dalam paparannya. Menurut beliau, tahun 2019 akan jauh lebih menantang bagi PEP Asset 5 karena mempunya rencana pemboran sebanyak lima puluh lima sumur atau tertinggi di seluruh Asset PEP lainnya. “Kami akan terus berupaya dan bersinergi agar semua rencana dapat terealiasi”, pungkasnya.