Kata Pengamat Soal Kader Demokrat Dukung Jokowi

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi jajarannya (dok:Jawa pos)

MONITOR, Jakarta – Fenomena sejumlah Pengurus Daerah Partai Demokrat yang memberikan dukungan kepada Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sebagai simbol perlawanan kader terhadap Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hal itu di ungkapkan Pengamat Politik Maksimus Ramses Lalongkoe.

“Dukungan sejumlah pengurus daerah Demokrat terhadap Jokowi ini merupakan fenomena menarik dan sekaligus sebagai simbol dan tanda perlawanan kader Demokrat terhadap Ketum mereka SBY,” kata Ramses kepada MONITOR, di Jakarta, Minggu (29/7).

Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia ini menjelaskan, dukungan bulat dan dilakukan secara terbuka oleh kader-kader Demokrat di Daerah terhadap Jokowi merupakan fenomena langka ditengah Ketua Umum Partai dan jajaran pengurus DPP Partai berusaha mengusung kadernya sendiri maju dalam pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Ini fenomena langka, Ketua Umum Partai dan jajaran DPP Partai sedang berusaha mendukung kadernya sendiri tapi justru kader partai di daerah memberi dukungan politik ke Capres Jokowi,” ujarnya.

Untuk itu lanjut Dosen Universitas Mercu Buana ini, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono harus mempertimbangkan secara matang simbol perlawanan pengurus daerah tersebut sehingga dukungan Demokrat dalam Pilpres 2019 tidak digembosi kader sendiri.

Seperti diketahui, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang (TGB) sebelumnya mengundurkan diri dari Partai Demokrat dan memilih mendukung Jokowi.

Pilihan serupa juga dilakukan kader Partai Demokrat Jawa Timur yang menginginkan partai Demokrat mengusung Jokowi sebagai calon presiden 2019-2024.

Dukungan ini melalui voting dimana ada 2 nama calon presiden yakni Jokowi dan Prabowo Subianto. Hasil voting, capres Jokowi meraih dukungan mayoritas dengan 152 suara, sementara capres Prabowo mendapatkan 56 suara, sementara 6 suara dinyatakan tidak sah.

Sikap politik yang sama juga terjadi di Nusa Tenggara Timur. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur (NTT) mengusulkan partainya untuk mengusung Presiden Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Jefri Riwu Kore (Jeriko) mengatakan, dukungan ini merupakan aspirasi mayoritas dari 22 DPC.

“NTT dukung Jokowi. Kalau posisi nasional kemarin, setelah polling semua ketua DPD di Jakarta, pak Prabowo unggul 1 suara dari Jokowi,” kata Jeriko di Kupang, Sabtu (28/7).