Jokowi Dituding Capek, PSI: Kerja Beneran Pastilah Capek

Ketua Umum PSI Grace Natalie dan Sekjen PSI Raja Juli Antoni usai bertemu Presiden Jokowi di istana (dok: Grace Natalie)

MONITOR, Jakarta – Kandidat ketua timses Prabowo-Sandi, Djoko Santoso, mulai mengkritik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Saat merayakan hari ulangtahunnya, Djoko menilai Jokowi sudah lelah memimpin bangsa ini selama empat tahun.

“Memang Ini kaitan sudah masuk langkah ketujuh, yaitu politik praktis. Tapi ada hubungannya dengan ancaman-ancaman yang sangat mendasar terhadap negara kita, yaitu kita harus memilih. Kita harus hormati Pak Jokowi, karena beliau sudah capek empat tahun,” kata Djoko di kediamannya, Sabtu (8/9) lalu.

Terkait hal ini, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie, pun angkat bicara. Grace mengatakan wajar apabila Jokowi dianggap capek, sebab selama ini mantan Walikota Solo itu serius kerja dan terbukti hasil kinerjanya.

“Dari jaman batu, yang namanya kerja beneran pastilah cape. Apalagi pak Jokowi yang saban hari mengurusi nasib 260 juta warga Indonesia,” kata Grace dalam laman Twitternya, Senin (10/9).

Tak tanggung-tanggung, Grace pun membandingkan hasil kinerja Jokowi dalam membangun infrastruktur jalan tol dengan lima presiden sebelumnya.

Dalam kurun waktu tiga tahun, 2015-2018, Grace mengatakan Jokowi mampu membangun proyek jalan tol sepanjang 398 km. Sedangkan dari jaman Soeharto hingga SBY, pemerintah hanya mampu membangun jalan tol sepanjang 750 km.

“Coba bandingkan, panjang jalan yang berhasil pak Jokowi bangun selama 3 tahun ia bekerja versus 34 tahun pemerintahan sebelumnya digabung sekaligus,” kata Grace.

“Berbahagialah kita sebagai rakyat, kalau pemimpin kita capai bekerja, itu artinya pak Jokowi produktif, apalagi hasil kerjanya nyata terlihat. Saya salut pak Jokowi selalu terlihat ceria dan optimistis, ga pernah terlihat terbebani,” tegasnya.