Kementerian ESDM Pastikan Kesiapan SPBU Salurkan BBM di Wilayah Jawa

MONITOR, Jakarta – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) masih menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat, terutama pada saat hari raya keagamaan seperti lebaran.

Untuk itu, sebagai langkah antisipasi terjadinya kelangkaan BBM, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan investigasi di beberapa wilayah salah satunya di Banten, Jawa Barat dan Yogyakarta. Hasilnya, lembaga penyalur ditiga wilayah itu siap distribusikan BBM.

Sabtu dan Minggu ini, Menteri ESDM melakukan pengecekkan di sepanjang jalan tol Jakarta – Surabaya. M1 jg menurunkan tiga tim secara terpisah di Banten/Jawa Barat, DIY/Jateng dan Jatim utk secara khusus memastikan penyaluran premium paska diterbitkannya Perpres 43/2018 yg mengamanatkan penyediaan BBM Jenis Penugasan (Premium) di JaMaLi.

“Hasil pengecekan kami, ada 54 tambahan SPBU untuk menyediakan premium di Banten. Tiga hari kedepan ditargetkan sudah mulai berjalan,” jelas Staf Ahli Menteri (SAM) Energi dan Sumber Daya Mineral Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Dadan Kusdina usai melakukan pantauan ke Depo BBM Tanjung Gerem Banten, seperti dikutip esdm.go.id

54 SPBU tersebut, imbuh Dadan, merupakan bagian dari 571 tambahan SPBU di Jawa, Madura dan Bali (Jamali) yang akan menyalurkan Premium. Sehingga jumlah SPBU yang akan menyalurkan Premium di Jamali meningkat dari 1519 SPBU menjadi 2090 SPBU.

Hal tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2018 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak, yang mengharuskan penyediaan BBM jenis Premium di Jamali.

Sementara itu, ada juga 9 SPBU yang juga siap menyalurkan premium di Bekasi Jawa Barat, yaitu SPBU 34.17201 34.17503, 34.17601, 34.17604, 34.17202, 34.17134, 34.17140, 34.17402 dan 34.17550. “Hasil pantauan kami di 9 SPBU tadi, 2 SPBU di Bekasi dan Purwakarta telah menyalurkan premium dan sisanya siap salur hari ini atau besok,” ujar Dadan.

Lebih lanjut, Dadan menjelaskan penentuan lokasi penyalur premium pada wilayah tersebut berdasarkan pada tingkat kebutuhan masyarakat terutama di jalur non tol demi mengantisipasi arus mudik dan balik Idul Fitri 1349 H.

Pantauan lain di Yogyakarta, SPBU AM Sangaji 44.5215 di Jetis bahkan telah menyediakan premium sejak 27 Mei 2018. “Sudah sepekan lalu beroperasi,” ujar Tenaga Ahli Menteri ESDM Mirza Keumala. Dari pantauannya selama 30 menit, konsumen lebih memilih pertalite.

Demikian halnya SPBU Munggur Yogyakarta juga telah sediakan Premium sejak kemarin (1/6).

Sebagaimana diketahui Pemerintah menargetkan tambahan penyediaan Premiun di 571 SPBU di Jamali harus dapat selesai paling lambat 6 Juni 2018. Sehingga pasokan BBM yang diharapkan masyarakat lebih aman, khususnya di jalur mudik.