MONITOR, Sumut – Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2018 hanya tinggal hitungan bulan, tepatnya tiga bulan hingga 27 Juni mendatang. Mendekati hari tersebut, nampak dari kompilasi hasil survei oleh berbagai lembaga pasangan calon (paslon) Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah masih mendominasi perolehan survei.
Unggulnya paslon Edy-Musa pertama nampak dari hasil survei yang dilakukan Media Survei Nasional (Median) pada 16-25 Januari 2018, dimana dalam survei yang menggunakan metode multistage random sampling tersebut, paslon Edy-Musa unggul 33,1 persen dari semua paslon, terpaut 13.9 poin menyusul setelahnya, paslon Djarot Saiful Hidayat – Sihar PH Sitorus dengan perolehan 19,2 persen. Sementara posisi terakhir ditempati paslon JR Saragih – Ance Selian dengan perolehan 10,5 persen.
Dalam survei tersebut, sebanyak 37,2 persen responden menjawab tidak tahu, tidak menjawab atau belum menentukan pilihan.
Berlanjut pada survei yang dilakukan Indo Barometer pada 4-10 Februari 2018, dengan metode yang sama, paslon Djarot – Sihar menysul perolehan angka Edy-Musa, namun masih tipis, yakni 27,8 persen untuk Djarot – Sihar dan 27,4 persen untuk paslon Edy Musa. Sementara untuk paslon JR Saragih-Ance tetap diposisi terakhir dengan angka 9,4 persen.
Posisi Djarot-Sihar tak bertahan lama, dimana pada survei yang dilakukan Lembaga Studi Pemilu & Politik (LSPP) 18-17 Februari, paslon Edy-Musa kembali melesat ke posisi pertama. Tak tanggung-tanggung, dalam prolehan survei tersebut Edy-Musa merajai hasil survei dengan perolehan 42,77 persen. Terpaut jauh dibawahnya paslon Djarot-Sihar 19,14 persen dan paslon JR Saragih-Ance Slian 6,17 persen.
Memasuki bulan Maret, nampak pemilih Sumatera Utara kian memantapkan pilihan. Data tersebut tercermin dari hasil survei yang dilakukan Center of Education Political Party CEPP FISIP USU pada 3-7 Maret, pasalnya presentase responden yang menjawab tidak tahu, tidak menjawab atau belum menentukan pilihan hanya 11,54 persen. Kali ini Edy-Musa unggul 49,08 persen dari dua paslon Djarot-Sihar dan JR Saragih-Ance, yang masing-masing memperoleh 30,31 persen – 9,08 persen suara dari hasil survei tersebut.
