Kawendra Dorong HKTI Kawal Aspirasi Petani, Bantuan Ayam Petelur dan 20 Etalase Disalurkan di Lumajang

MONITOR, Lumajang – Anggota DPR RI Kawendra Lukistian mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang memperkuat peran dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi petani hingga ke tingkat pemerintah pusat. Dorongan itu mengemuka dalam rangkaian pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) HKTI se-Kabupaten Lumajang, Sarasehan Kedaulatan Pangan, dan Food Security Expo pada 16–17 Oktober 2026.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Ketua DPC HKTI Lumajang HM Jamaluddin menyerahkan secara simbolis bantuan paket budidaya ayam petelur dari Kementerian Pertanian RI kepada kelompok tani serta 20 paket etalase usaha dari Gubernur Jawa Timur melalui Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur untuk pelaku UMKM.

Kawendra menegaskan, HKTI di daerah perlu menjadi penghubung antara persoalan yang dihadapi petani dan kebijakan pemerintah. Aspirasi yang dihimpun dari lapangan, menurut dia, perlu diperjuangkan agar memperoleh perhatian dan solusi konkret.

“HKTI Lumajang harus terus hadir di tengah para petani, mendengarkan apa yang menjadi kendala di lapangan, dan memperjuangkan aspirasi tersebut agar mendapat perhatian serta solusi dari pemerintah pusat maupun daerah,” tegas Kawendra.

- Advertisement -

Ketua DPC HKTI Lumajang HM Jamaluddin menyambut baik dorongan tersebut. Ia menyatakan HKTI perlu menerjemahkan fungsi advokasi menjadi pendampingan dan program yang memberikan manfaat langsung bagi petani maupun pelaku usaha pertanian.

“Kami menyambut baik dan siap menjalankan dorongan dari Mas Kawendra untuk memperkuat pengawalan aspirasi petani di Lumajang. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Kementan RI, Gubernur Jatim, serta Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim. Penyaluran paket ayam petelur untuk Poktan dan 20 etalase bagi UMKM ini adalah wujud komitmen kami dalam mendampingi petani dari hulu hingga hilir,” ujar Jamaluddin.

Menurut Jamaluddin, bantuan budidaya ayam petelur diharapkan dapat membuka peluang tambahan pendapatan bagi keluarga tani. Sementara itu, etalase usaha ditujukan untuk membantu pelaku UMKM pertanian menampilkan produk secara lebih baik, higienis, dan menarik sehingga berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas.

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung dalam momentum konsolidasi organisasi HKTI melalui pelantikan pengurus PAC di seluruh kecamatan di Kabupaten Lumajang. Penguatan jaringan organisasi di tingkat kecamatan diharapkan memudahkan HKTI menghimpun persoalan petani, mengidentifikasi kebutuhan di lapangan, dan membangun koordinasi dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya.

Bagi HKTI Lumajang, tantangan berikutnya adalah memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan berkelanjutan, sekaligus mengawal aspirasi petani agar menghasilkan tindak lanjut yang terukur. Dengan demikian, penguatan organisasi dan dukungan pemerintah dapat berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan petani, pengembangan UMKM berbasis pertanian, serta ketahanan pangan daerah.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER

BERITA TERKINI