MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar Starling (Silaturahim dan Shalat Tarawih Keliling). Giat perdana ini digelar di Masjid Pemuda Kemenpora, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Starling menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah memperkuat ukhuwah, kolaborasi, dan sinergi lintas kementerian dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan.
Hadir, sejumlah pejabat eselon I dan II dari kedua kementerian. Dari Kemenpora, ada Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono, Asisten Deputi Pengembangan Kepemudaan Global, Eka Sukmawijaya, serta sejumlah pejabat eselon II lainnya. Dari Kemenag, hadir Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Lubena, Direktur Penerangan Agama Islam, Muchlis M. Hanafi, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono, Direktur Jaminan Produk Halal, Fuad Nasar, beserta jajaran pejabat lainnya.
Mewakili Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Muchlis M. Hanafi menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ibadah individual, melainkan juga ruang strategis untuk memperkuat kohesi sosial dan kebersamaan kebangsaan.
“Tarawih keliling ini bukan hanya safari ibadah, tetapi simbol bahwa kementerian dan lembaga negara harus berjalan bersama. Tantangan bangsa hari ini tidak bisa diselesaikan secara sektoral. Ramadan mengajarkan ukhuwah, ta’awun (kerja sama), dan sinergi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa puasa melatih integritas dan kejujuran—nilai yang sangat relevan bagi aparatur negara. Ramadan, lanjutnya, merupakan madrasah ruhani yang memperkuat amanah, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan.

Muchlis juga menyampaikan bahwa pemuda adalah energi dan harapan masa depan bangsa. Spirit sportivitas dalam dunia olahraga sejalan dengan nilai-nilai Ramadan yang menanamkan disiplin, kejujuran, dan pengendalian diri. Menurutnya, bangsa yang kuat tidak hanya ditopang oleh prestasi dan kekuatan fisik, tetapi juga oleh ketahanan moral dan spiritual.
Sementara itu, dalam sambutan mewakili Kemenpora, Eka Sukmawijaya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kementerian Agama menyelenggarakan silaturahim Ramadan lintas kementerian. Menurutnya, kegiatan ini semakin memperkuat kolaborasi dan sinergi antar kementerian dalam mendukung dan menyukseskan program-program prioritas pemerintah.
Melalui Starling, Kementerian Agama berharap terbangun ruang silaturahim yang lebih intens antar kementerian/lembaga, sekaligus menguatkan dimensi spiritual dalam tata kelola pemerintahan. Ramadan diharapkan menjadi momentum pembinaan moral aparatur dan penguatan budaya kerja kolaboratif demi kemajuan Indonesia.
Kegiatan diawali dengan shalat Isya dan Tarawih berjamaah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan tausiah keagamaan, serta ditutup dengan doa bersama untuk kepemimpinan nasional, keberkahan tugas kenegaraan, serta keselamatan dan kemajuan bangsa.
Starling merupakan agenda silaturahim Ramadan antar kementerian/lembaga yang dirancang dalam tiga titik pelaksanaan. Setelah di Masjid Pemuda Kemenpora, kegiatan akan dilanjutkan di Masjid Mabes TNI AD pada 26 Maret dan di Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia pada 10 Maret mendatang.

