MONITOR, Jakarta – Rembuk Generasi Muda Nahdlatul Ulama Nasional yang digelar di Roti Romi, Tebet menjadi momentum penting menjelang Mukhtamar NU. Dalam forum tersebut, ratusan kader muda NU dari berbagai daerah sepakat menyatakan dukungan penuh kepada Hery Haryanto Azumi atau akrab disapa Gus Heri untuk maju sebagai Ketua Umum PBNU periode mendatang.
Diskusi yang berlangsung selama dua hari itu membahas arah strategis NU ke depan, penguatan peran generasi muda, serta pentingnya regenerasi kepemimpinan yang berakar pada tradisi pesantren dan berpandangan kebangsaan.
Sekretaris Jenderal Rembuk Generasi Muda NU, Yanju Sahara, menegaskan bahwa dukungan kepada Gus Heri lahir dari aspirasi bawah dan hasil konsolidasi panjang para kader.
“Atas nama Rembuk Generasi Muda NU, kami menyatakan sikap mendukung penuh Gus Heri sebagai calon Ketua Umum PBNU di Mukhtamar Jombang. Kami melihat Gus Heri memiliki rekam jejak yang jelas dalam pengabdian kepada NU, dekat dengan pesantren, dan memahami tantangan zaman yang dihadapi generasi muda hari ini,” ujar Yanju Sahara kepada media, Selasa (21/7/2026).
Menurut Yanju, NU ke depan membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjembatani marwah tradisi dengan kebutuhan zaman. Ia menilai Gus Heri memiliki kapasitas itu.
“Kami butuh Ketum PBNU yang tidak hanya kuat secara keilmuan, tapi juga mau turun langsung menggerakkan ekonomi pesantren, penguatan dakwah digital, dan pemberdayaan kader. Dari hasil rembuk, Gus Heri dinilai paling representatif untuk menjawab kebutuhan itu,” lanjut Yanju.
Dalam rembuk tersebut juga dirumuskan sejumlah rekomendasi. Di antaranya penguatan peran badan otonom pemuda dalam program kerja PBNU, pembukaan akses ekonomi produktif berbasis pesantren, serta penguatan kaderisasi kepemimpinan NU di tingkat akar rumput.
Yanju menambahkan, dukungan ini tidak bersifat transaksional. Dukungan diberikan karena adanya kesamaan visi dalam memajukan NU sebagai jamiyah dan jamaah.
“Mukhtamar Jombang harus menjadi titik balik penguatan NU. Kami generasi muda siap mengawal dan bekerja bersama kepemimpinan baru agar NU semakin kuat, bermanfaat, dan dicintai umat,” katanya.
