Kabar Haji

Jemaah Haji Bergerak ke Arafah, Kemenhaj Matangkan Layanan Armuzna untuk Puncak Haji

MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh persiapan layanan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) terus dimatangkan menjelang pergerakan jemaah haji Indonesia ke Arafah pada 8 Dzulhijjah 1447 H. Saat ini, seluruh jemaah haji Indonesia telah tiba di Makkah dan memasuki fase akhir persiapan menuju puncak ibadah haji.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyampaikan bahwa proses pergerakan jemaah dari hotel menuju Arafah akan dimulai secara bertahap pada 8 Dzulhijjah waktu Arab Saudi dalam tiga gelombang keberangkatan.

“Besok, 8 Dzulhijjah, pendorongan jemaah haji Indonesia dari hotel menuju Arafah akan mulai dilakukan bertahap. Karena itu, kami mengimbau seluruh jemaah untuk mematuhi jadwal, mengikuti arahan petugas, tidak bergerak sendiri, dan tidak terpisah dari rombongan,” ujar Maria di Jakarta, Minggu (24/5/2026).

Menurut Maria, jadwal keberangkatan jemaah dibagi dalam tiga trip, yakni pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi guna memastikan proses mobilisasi berjalan tertib dan lancar.

Ia menjelaskan, sejak pukul 07.00 waktu Arab Saudi, Satuan Tugas Arafah telah diberangkatkan ke lokasi guna memastikan kesiapan seluruh layanan Armuzna. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan tenda, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, bimbingan ibadah, pelindungan jemaah, hingga mekanisme penerimaan jemaah di Arafah.

“Fase Armuzna adalah tahapan paling penting dan paling padat. Karena itu, seluruh layanan harus benar-benar siap agar jemaah dapat menjalankan puncak ibadah haji dengan tertib, aman, nyaman, dan khusyuk,” katanya.

Menjelang keberangkatan menuju Arafah, Kemenhaj juga mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi fisik dengan memperbanyak istirahat, mengonsumsi makanan secara teratur, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh di tengah suhu panas Arab Saudi.

Maria mengimbau jemaah hanya membawa barang-barang yang benar-benar diperlukan selama berada di Armuzna, seperti dokumen identitas, kartu jemaah, gelang identitas, obat pribadi, masker, botol minum, perlengkapan ibadah, pakaian secukupnya, alas kaki yang nyaman, dan perlengkapan kebersihan pribadi.

“Bawalah barang yang benar-benar dibutuhkan. Hindari membawa koper besar, barang berat, perhiasan berlebihan, atau uang tunai dalam jumlah besar,” pesannya.

Selain itu, Kemenhaj meminta jemaah dan petugas saling meningkatkan kepedulian, khususnya terhadap jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, perempuan, dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu.

“Jika melihat jemaah berjalan sendiri, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, segera arahkan kepada petugas terdekat. Keselamatan jemaah adalah tanggung jawab bersama,” tegas Maria.

Kemenhaj terus memperkuat koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, petugas kloter, sektor, serta seluruh unsur layanan guna memastikan pelaksanaan Armuzna berlangsung optimal.

“Mohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar puncak haji tahun ini berjalan lancar dan seluruh jemaah diberi kesehatan, keselamatan, serta kemudahan,” tandas Maria.

Recent Posts

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

3 jam yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

4 jam yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

15 jam yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

19 jam yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

21 jam yang lalu

Alih Generasi dan Tantangan Sensus Pertanian, HKTI Lumajang Dorong Transformasi Smart Farming

MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…

23 jam yang lalu