PEMERINTAHAN

Kemenperin Pastikan Layanan Publik Industri Tetap Prima di Era Kerja Fleksibel ASN

MONITOR, Jakarta — Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas layanan publik sektor industri tetap optimal di tengah penerapan pola kerja fleksibel Aparatur Sipil Negara (ASN), seperti Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA).

Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang menerbitkan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026 tentang pelaksanaan tugas kedinasan ASN dalam rangka mempercepat transformasi tata kelola pemerintahan.

Sekretaris Jenderal Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto, menegaskan bahwa perubahan pola kerja bukanlah penurunan kinerja, melainkan strategi untuk meningkatkan efektivitas dan produktivitas berbasis hasil.

“Penerapan cara kerja baru ini mendorong ASN untuk lebih fokus pada output yang terukur dengan tetap menjunjung profesionalisme,” ujarnya di Jakarta, Senin (6/4).

Ia menambahkan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah menginstruksikan seluruh unit kerja agar tetap menjalankan layanan sesuai Standar Pelayanan dan Maklumat Pelayanan yang berlaku. Dengan demikian, masyarakat dan pelaku industri tetap mendapatkan layanan yang cepat, responsif, dan tanpa hambatan administratif.

Untuk mendukung hal tersebut, Kemenperin memperkuat sistem monitoring dan evaluasi berbasis data secara berkala. Mekanisme ini bertujuan memastikan pencapaian target kinerja berlangsung transparan dan akuntabel, sekaligus mendorong perbaikan berkelanjutan dalam kualitas layanan publik.

Digitalisasi menjadi kunci dalam transformasi ini. Kemenperin mengoptimalkan pemanfaatan platform digital, mulai dari koordinasi internal hingga layanan teknis kepada masyarakat. Upaya ini memungkinkan proses kerja menjadi lebih efisien, terintegrasi, dan adaptif terhadap kebutuhan sektor industri.

Selain itu, penerapan kerja fleksibel juga diiringi dengan penguatan gerakan hemat energi di lingkungan perkantoran. Optimalisasi penggunaan listrik, air, serta fasilitas pendukung dilakukan secara selektif guna menekan pemborosan dan meningkatkan efisiensi belanja operasional.

Langkah tersebut sekaligus mendukung agenda industri hijau dan pembangunan berkelanjutan (ESG) yang menjadi prioritas dalam transformasi sektor manufaktur nasional. Efisiensi energi dinilai tidak hanya berdampak pada penghematan anggaran, tetapi juga memperkuat komitmen pemerintah dalam mendorong praktik ramah lingkungan.

Melalui strategi ini, Kemenperin menegaskan kesiapan dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern, adaptif, dan berdaya saing. Layanan publik yang prima diharapkan mampu menjaga iklim investasi sekaligus meningkatkan produktivitas sektor industri nasional.

Recent Posts

Kementerian UMKM Optimalkan MBG untuk Dukung UMKM Terdampak Bencana

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berupaya mempercepat pemulihan ekonomi pengusaha…

13 menit yang lalu

Lima Satker TNI Raih Predikat WBK, Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja

MONITOR, Jakarta — Sebanyak lima Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil meraih…

48 menit yang lalu

Kendalikan Fluktuasi Harga Ayam, Kementan Dorong Asosiasi Jaga Stablitas Harga di Tingkat Peternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menggelar rapat koordinasi…

3 jam yang lalu

Inovasi Mahasiswa UGM Curi Perhatian di Expo Campuspreneur 2026, Puzzle AR Mandira Heritage Hidupkan Sejarah

MONITOR, SURAKARTA — Inovasi kreatif berbasis teknologi kembali lahir dari kalangan mahasiswa. Melalui produk puzzle interaktif…

3 jam yang lalu

Kemenperin Gandeng Mayora, 111 Siswa Kelas Industri Lulus dan Puluhan Langsung Terserap Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Perindustrian melalui program kelas industri bekerja sama dengan PT Mayora Indah Tbk…

4 jam yang lalu

Dharma Pertiwi Gelar Bakti Sosial di Bekasi, Ny. Evi Agus Subiyanto Pimpin Langsung Aksi Kemanusiaan

MONITOR, Bekasi - Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Evi Agus Subiyanto memimpin langsung kegiatan bakti sosial…

4 jam yang lalu