MONITOR, Ciputat – Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2025–2029 dalam sebuah acara yang digelar di Auditorium Bahtiar Effendi FISIP UIN Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk mengonsolidasikan kekuatan alumni sekaligus memperkuat kontribusi mereka dalam pengembangan pemikiran sosial-politik, kebijakan publik, serta pembangunan masyarakat.
Ketua Ikatan Alumni FISIP UIN Jakarta yang baru dilantik, Adriansyah, menegaskan bahwa alumni memiliki posisi strategis dalam menjembatani dunia akademik dengan ruang kebijakan dan dinamika sosial masyarakat.
“Alumni FISIP UIN Jakarta harus menjadi kekuatan intelektual yang tidak hanya hadir di ruang akademik, tetapi juga aktif memberi kontribusi dalam perumusan kebijakan publik, penguatan demokrasi, dan penyelesaian persoalan sosial di masyarakat,” ujar Adriansyah.
Ia menambahkan bahwa organisasi alumni perlu bergerak melampaui fungsi seremonial dan menjadi ruang produktif bagi pertukaran gagasan serta kolaborasi lintas sektor.
“Organisasi alumni tidak boleh hanya menjadi ruang nostalgia. Ia harus menjadi ruang intelektual yang hidup, tempat lahirnya gagasan, riset, dan kolaborasi strategis yang berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kepengurusan baru ini, Ikatan Alumni FISIP UIN Jakarta mengusung visi “Penguatan Ekosistem Intelektual Alumni yang Progresif, Kolaboratif, dan Berdampak bagi Masyarakat.” Visi tersebut diarahkan untuk mendorong alumni menjadi bagian aktif dalam produksi pengetahuan, pengembangan kajian sosial-politik, serta penguatan tradisi intelektual yang responsif terhadap tantangan zaman.
Sebagai langkah implementasi, IKA FISIP UIN Jakarta akan mengembangkan sejumlah program strategis, antara lain penyelenggaraan forum diskusi intelektual alumni, penguatan jaringan riset dan kajian kebijakan publik, program mentoring bagi mahasiswa, serta pengembangan kolaborasi dengan lembaga pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan berbagai sektor profesional.
Dekan FISIP UIN Jakarta, Prof. Dr. Dzuriyatun Toyibah, M.Si., M.A., yang memimpin langsung prosesi pelantikan, menekankan pentingnya peran alumni dalam memperkuat ekosistem akademik sekaligus meningkatkan reputasi institusi.
“Alumni adalah representasi nyata dari kualitas pendidikan sebuah perguruan tinggi. Ketika alumni aktif berkontribusi di masyarakat dan dalam ruang kebijakan, maka pada saat yang sama mereka juga membawa nama baik dan reputasi institusi,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan baru IKA FISIP UIN Jakarta mampu membangun kolaborasi yang lebih erat antara alumni dan almamater.
“Kami berharap Ikatan Alumni FISIP UIN Jakarta menjadi mitra strategis fakultas dalam memperkuat tradisi akademik, membuka ruang jejaring profesional bagi mahasiswa, serta mendorong lahirnya berbagai gagasan dan inovasi sosial yang bermanfaat bagi bangsa,” kata Dzuriyatun.
Acara pelantikan tersebut juga dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, para ketua program studi, alumni dari berbagai angkatan, serta perwakilan mahasiswa yang menjadi pengurus organisasi intra kampus.
Momentum ini diharapkan menjadi titik awal bagi konsolidasi alumni yang lebih kuat serta lahirnya berbagai inisiatif intelektual dan sosial yang mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Melalui kepengurusan baru ini, Ikatan Alumni FISIP UIN Jakarta menegaskan komitmennya untuk menjadikan jaringan alumni sebagai kekuatan intelektual kolektif yang berperan aktif dalam pembangunan bangsa, penguatan demokrasi, serta pengembangan ilmu pengetahuan sosial dan politik di Indonesia.

