PEMERINTAHAN

Cek Harga Bapok di Kramat Jati, Daging Sapi Rp140 Ribu, Cabai Rp45 Ribu

MONITOR, Jakarta – Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Menteri Lingkungan Hidup  (LH) Hanif Faisol Nurofiq menggelar korve aksi bersih di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur serta  peninjauan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok), pada Rabu, (11/3/2026). Kegiatan  tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong terciptanya pasar rakyat yang  bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat sekaligus memastikan stabilitas harga dan ketersediaan  pasokan bapok menjelang Idulfitri. 

Mendag Busan menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar rakyat agar tetap  menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbelanja. Menurutnya, pasar rakyat juga berpotensi  berkembang menjadi alternatif wisata kuliner. 

“Selain menjadi tempat untuk belanja, pasar juga dijadikan alternatif wisata kuliner. Jadi, Bapak-Ibu,  harapan kami kalau pasar kita semakin bersih maka pasar akan semakin ramai, masyarakat sehat, dan  ekonomi Indonesia menjadi kuat,” tutur Mendag Busan. 

Sementara itu, Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan, kegiatan korve aksi bersih pasar sejalan  dengan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan).  

Gernas Mapan merupakan inisiatif Kemendag yang mengajak seluruh pemangku kepentingan di pasar  rakyat untuk melaksanakan aksi bersih dan pengolahan sampah bernilai tambah ekonomi berbasis  kawasan. Melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2025  tentang Pelaksanaan Gernas Mapan di seluruh Pasar Rakyat di Indonesia, Kemendag mendorong  pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk mengimplementasikan gerakan ini di pasar rakyat di  seluruh Indonesia. 

“Pasar merupakan simpul budaya tempat berbagai karakter masyarakat berkumpul. Karena itu,  kebersihan pasar rakyat seharusnya juga mencerminkan budaya bersih masyarakatnya. Ini yang terus  didorong melalui inisiatif yang digagas oleh Bapak Menteri Perdagangan,” ujar Hanif. 

Hanif juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat, pengelola kawasan, hingga  masyarakat untuk bersama-sama memperkuat upaya pengelolaan sampah dari hulu. “Kami mengajak  semua pihak untuk bergotong royong menangani persoalan sampah ini. Tanpa kerja bersama,  permasalahan sampah tidak akan selesai. Karena itu, mari kita mulai membenahi dari sekarang,” jelas  Hanif. 

Pedagang telur di Pasar Kramat Jati, Ati, menyambut baik kegiatan aksi bersih pasar yang dilakukan  pemerintah. Menurutnya, kegiatan tersebut membuat lingkungan pasar menjadi lebih bersih dan  nyaman bagi pedagang maupun pembeli. Ia menambahkan, kegiatan bersih-bersih di pasar sebelumnya  juga sudah rutin dilakukan oleh pihak kelurahan setempat.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menyampaikan, Pemerintah Kota Jakarta Timur terus menindaklanjuti  arahan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi terkait pengelolaan sampah, khususnya melalui  program pemilahan sampah berbasis rumah tangga dan lingkungan rukun warga. Program tersebut saat  ini terus disosialisasikan secara masif kepada masyarakat. 

“Kami terus melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat, bahkan dari rumah ke rumah. Saat  ini, di beberapa kecamatan seperti Cipayung, Ciracas, Kramat Jati, dan Pasar Rebo sudah tersedia bank  sampah induk yang terpusat di Ciracas untuk menampung sampah anorganik. Program ini merupakan  bagian dari edukasi kepada masyarakat agar pemilahan sampah dapat dimulai dari tingkat rumah  tangga,” ujar Munjirin. 

Tinjau Harga dan Ketersediaan Bapok 

Usai aksi bersih pasar, Mendag Busan juga meninjau harga dan ketersediaan bapok. Mendag Busan  menyampaikan, berdasarkan pemantauan melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP)  Kemendag, harga kebutuhan pokok secara umum masih relatif stabil secara nasional dengan pasokan  yang tetap terjaga menjelang Lebaran 1447 H. 

“Tadi pagi setelah kita bersama-sama korve membersihkan pasar rakyat, kemudian kami lanjutkan  dengan mengecek harga. Berdasarkan pantauan kami melalui SP2KP, Hingga saat ini, harga kebutuhan  bahan pokok terkendali dan pasokan terjamin,” jelas Mendag Busan. 

Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Kramat Jati, sejumlah komoditas bapok dijual sesuai atau di bawah  harga eceran tertinggi (HET) harga acuan (HA). Beberapa di antaranya, yaitu, bawang putih honan  Rp35.000/kg dan cabai merah keriting Rp45.000/kg. 

Selain itu, harga-harga komoditas lainnya yang terpantau stabil, antara lain, MINYAKITA Rp15.700/liter,  daging sapi Rp140.000/kg, tepung terigu Rp12.000/kg, dan minyak goreng kemasan premium  Rp22.000/liter. Di sisi lain, Sejumlah komoditas yang terpantau di atas HA atau HET, yaitu beras medium  Rp13.000/kg, beras premium Rp16.000/kg, gula pasir Rp18.000/kg, daging ayam ras Rp42.000, telur  ayam ras Rp31.000/kg, bawang merah Rp45.000/kg, dan cabai rawit merah Rp100.000/kg.  

Mendag Busan menyampaikan, pemerintah terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok secara  harian melalui SP2KP. Melalui sistem tersebut, Kemendag memantau perkembangan harga di berbagai  daerah untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan menjelang Lebaran. 

“Jadi setiap hari, tidak hanya menjelang Lebaran, kita melakukan pemantauan di sekitar 550 pasar. Kita  mempunyai dashboard pantauan sehingga bisa melihat pergerakan harga kebutuhan pokok setiap hari,”  ujar Mendag Busan. 

Mendag Busan menjelaskan, untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga menjelang Lebaran,  pemerintah terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta para pelaku  usaha. 

“Kalau kami lihat, harga kebutuhan pokok relatif stabil. Ada yang sedikit di atas HET, ada juga yang di  bawah HET, tetapi secara rata-rata nasional masih stabil. Pasokan juga terjaga. Apabila ada kenaikan  harga, maka kita cek dan koordinasikan dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta pemasok. Kami  juga telah melakukan rapat koordinasi menjelang Ramadan-Lebaran dan semuanya siap memasok.  Selama ini relatif aman,” tambah Mendag Busan. 

Mendag Busan juga mengajak media untuk turut membantu memantau perkembangan harga di  lapangan agar pemerintah dapat segera mengambil langkah apabila ditemukan lonjakan harga. “Kami  juga minta tolong teman-teman media, kalau melihat ada harga naik bisa sampaikan ke kami sehingga  kami bisa segera menindaklanjuti,” kata Mendag Busan.

Pedagang daging sapi di Pasar Kramat Jati, Samsul, menjelaskan, harga daging sapi saat ini berada di  kisaran Rp140.000 per kilogram. Menurutnya, harga tersebut relatif stabil meskipun terdapat kenaikan  jelang Lebaran. “Harga daging sekarang sekitar Rp140.000 per kilogram. Biasanya bisa mencapai  Rp150.000 jelang Lebaran, tapi sekarang masih di Rp140.000,” ujar Samsul. 

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri dan Wali Kota  Jakarta Timur Munjirin. Mendampingi Mendag Busan pada kegiatan tersebut, yaitu Direktur Jenderal  Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan.

Recent Posts

Wamenag Tegaskan Pesantren Benteng Kerukunan Indonesia

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii menegaskan bahwa pesantren memiliki peran…

5 jam yang lalu

DPR: Biaya Haji 2026 Berpotensi Berubah akibat Penyesuaian Rute

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyoroti pentingnya kesiapan pemerintah…

7 jam yang lalu

Menag Minta Baznas 2026-2031 Lipat Gandakan Zakat Jadi 3 Kali Lipat

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden Prabowo Subianto kepada…

9 jam yang lalu

Menperin: Ramadan dan Idulfitri Jadi Momentum Perkuat Industri Halal Nasional

MONITOR, Jakarta - Momentum bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri setiap tahunnya selalu mendorong peningkatan…

13 jam yang lalu

Puan Minta TNI Terbuka Soal Status Kesiagaan Terkait Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan penjelasan…

14 jam yang lalu

Menteri Agama: Peringatan Nuzulul Qur’an Sumber Inspirasi Rawat Persatuan dan Hadirkan Perdamaian

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an harus menjadi…

15 jam yang lalu