PARLEMEN

Prof. Rokhmin: Aceh Jaya Harus Fokus Hilirisasi Agromaritim

MONITOR, Aceh Jaya – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Pakar Kelautan dan Perikanan, Prof. Rokhmin Dahuri, menegaskan pentingnya transformasi ekonomi berbasis agromaritim bagi Kabupaten Aceh Jaya. Hal tersebut disampaikannya dalam Seminar Pembangunan Agromaritim yang digelar di Setda Aceh Jaya, Rabu (11/2/2026).

Dalam paparannya, Prof. Rokhmin menyoroti potensi besar Aceh Jaya yang memiliki garis pantai sepanjang 221,95 kilometer. Menurutnya, fondasi ini sangat kuat untuk mengembangkan konsep Blue Economy (Ekonomi Biru) yang berkelanjutan.

“Aceh Jaya memiliki kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari sektor perikanan, perkebunan, hingga kehutanan. Namun, kunci kesejahteraan adalah inovasi dan hilirisasi. Kita harus beralih dari sekadar menjual bahan mentah ke produk olahan bernilai tambah tinggi,” ujar Guru Besar IPB University.

Data dan Tantangan Transformasi Berdasarkan data 2024, sektor agromaritim (pertanian, kehutanan, dan perikanan) menyumbang 33,04% terhadap PDRB Aceh Jaya. Meski begitu, Prof. Rokhmin mencatat adanya ruang besar untuk ekspansi, terutama di sektor perikanan tangkap yang tingkat pemanfaatannya baru mencapai 26%.

Selain potensi alam, Prof. Rokhmin juga mengingatkan tantangan krusial pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). “Peningkatan produktivitas tidak akan maksimal tanpa upgrade kualitas SDM. Kita perlu memperkuat pendidikan vokasi dan pelatihan teknis bagi para tenaga kerja agar mampu beradaptasi dengan teknologi industri modern,” tambahnya.

Komitmen Penuntasan Kemiskinan Meski tingkat kemiskinan Aceh Jaya pada 2025 (10,37%) lebih baik dari rata-rata provinsi, Prof. Rokhmin menekankan bahwa industrialisasi berbasis komoditas lokal seperti kelapa sawit dan hasil laut akan menciptakan lapangan kerja formal yang lebih luas, sehingga mampu menekan angka kemiskinan lebih jauh.

Di akhir paparannya, Anggota Fraksi PDI-Perjuangan itu mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menerapkan kolaborasi pentahelix. “Sebagai Anggota Komisi IV DPR RI, saya berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan di pusat yang mendukung pembangunan daerah berbasis potensi lokal seperti di Aceh Jaya ini,” pungkasnya.

Recent Posts

Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan penguatan…

51 menit yang lalu

1,7 Juta Siswa Madrasah dan Santri Ikuti AN-TKA 2026, Kemenag Dorong Transformasi Evaluasi Pendidikan Islam

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) resmi menggelar Asesmen Nasional (AN) yang terintegrasi dengan Tes Kompetensi…

2 jam yang lalu

Monitoring Kebun Jagung Kemitraan GNTI, Persiapan Panen Raya 1.500 Hektare

MONITOR, Pesawaran - Tim program kemitraan Gerakan Nasional Tani Indonesia (GNTI) melaksanakan kegiatan monitoring kebun…

3 jam yang lalu

69 Ribu Santri Ikuti UAN PKPPS 2025/2026, Kemenag Tekankan Integritas dan Transformasi Digital

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama mulai melaksanakan Ujian Akhir Nasional (UAN)…

4 jam yang lalu

Maxim Perluas Program Penghargaan Pengemudi, Dorong Kualitas Layanan Transportasi Online

MONITOR, Jakarta — Platform transportasi online Maxim terus memperkuat program penghargaan bagi mitra pengemudi terbaik…

5 jam yang lalu

Kemenperin Akselerasi Industri Barang Gunaan Penuhi Sertifikasi Halal 2026

MONITOR, Jakarta - Menjelang pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal untuk produk obat-obatan, kosmetik, dan barang gunaan…

6 jam yang lalu