Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza memberikan sambutan pada acara The 2nd Hiroshima University Japanese Essay Contest di Jakarta, Sabtu (7/2/2026). /Foto: humas kemenperin
MONITOR, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri yang berdaya saing global melalui kerja sama pendidikan internasional. Komitmen tersebut diwujudkan salah satunya melalui penyelenggaraan The 2nd Hiroshima University Japanese Essay Contest for Indonesian Students Award Ceremony Program, yang menjadi ajang apresiasi sekaligus sarana pembinaan generasi muda agar memiliki kompetensi bahasa, pemahaman budaya, dan wawasan global yang relevan dengan kebutuhan industri nasional di masa depan.
“Hubungan Indonesia dan Jepang tidak hanya kuat dalam aspek investasi dan perdagangan, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia. Melalui kegiatan ini, kami mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi bahasa, pemahaman lintas budaya, serta kesiapan untuk berkontribusi langsung dalam penguatan sektor industri nasional,” ujar Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza dalam sambutannya di Jakarta (10/2/2026).
Ia pun menegaskan bahwa penguatan SDM industri menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing industri nasional, khususnya di tengah dinamika global dan kerja sama internasional yang semakin erat.
Penyelenggaraan The 2nd Hiroshima University Japanese Essay Contest menunjukkan peningkatan partisipasi yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada pelaksanaan perdana berhasil menghimpun 96 karya esai, pada tahun ini jumlah karya meningkat menjadi sekitar 280 esai.
Hal ini mencerminkan tingginya minat mahasiswa Indonesia terhadap bahasa Jepang serta besarnya manfaat kegiatan ini dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Selain menunjukkan peningkatan partisipasi, kegiatan ini juga mencerminkan tingginya minat mahasiswa Indonesia terhadap pembelajaran bahasa Jepang sebagai bagian dari penguatan kompetensi global. Wakil Presiden dan Direktur Hiroshima University, Kaneko Shinji, menyampaikan bahwa mahasiswa Indonesia menjadi salah satu komunitas internasional terbesar di Hiroshima University.
“Per Mei 2025, terdapat 127 mahasiswa Indonesia dari total 1.132 mahasiswa asing di Hiroshima University, menempati posisi kedua berdasarkan negara asal. Hingga saat ini, lebih dari 1.000 alumni Indonesia telah lulus dari Hiroshima University dan banyak yang berkontribusi di sektor industri, pemerintahan, maupun akademisi,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan kontes esai ini merupakan upaya Hiroshima University untuk mendukung pengembangan pendidikan bahasa Jepang di Indonesia sekaligus memperkuat interaksi dan kolaborasi Indonesia–Jepang melalui pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing global.
Kegiatan ini juga merupakan hasil kolaborasi antara Sekretariat Jenderal Kemenperin dengan Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (Ditjen KPAII) serta Universitas Hiroshima. Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan luar negeri, Ditjen KPAII mendorong peningkatan kualitas SDM industri, perluasan akses industri nasional ke jejaring global, serta penguatan ekosistem industri yang tangguh dan berdaya saing di tingkat internasional.
Selain itu, kegiatan ini turut didukung oleh berbagai mitra industri dan institusi pendidikan yang memiliki keterkaitan erat dengan kerja sama Indonesia–Jepang, antara lain PT Suzuki Indomobil Sales, PT Sprix,
Chateraise Indonesia Manufacturing, Andersen Group, Gakken Holdings Co. Ltd., serta sejumlah perusahaan dan lembaga yang bergerak di bidang pengembangan talenta dan industri.
Melalui karya-karya esai yang dihasilkan, para mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan pemahaman lintas budaya, serta menumbuhkan minat untuk berkontribusi dalam pengembangan industri dan kerja sama internasional di masa depan. Pada pelaksanaan tahun ini, peserta dari sejumlah perguruan tinggi berhasil menunjukkan capaian yang menonjol dan meraih prestasi terbaik, antara lain mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Udayana, Politeknik Takumi, serta Universitas Brawijaya (Unbraw). Kegiatan ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Jepang.
“Kami mengapresiasi komitmen Universitas Hiroshima, para mitra industri, serta institusi pendidikan yang terus mendukung pengembangan generasi muda Indonesia. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan melahirkan talenta-talenta industri yang unggul, berwawasan global, dan siap berkontribusi bagi kemajuan industri nasional,” tutup Faisol Riza.
MONITOR, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui laporan Komisi VIII DPR…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama ingin jaminan produk halal (JPH) tidak hanya berorientasi pada sertifikasi…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan negara yang akuntabel…
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi memperkenalkan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers…
MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari menjadi momentum bagi…