NASIONAL

Puncak HPN 2026 di Banten, Pemerintah Komitmen Perkuat Ekosistem Pers

MONITOR, Jakarta – Selamat Hari Pers Nasional 2026! Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang berlangsung di Serang, Banten, Senin (9/2/2026), menjadi momentum penting bagi masa depan jurnalisme Indonesia. Mewakili Presiden Prabowo Subianto, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan pentingnya adaptasi pers di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI).

Menko Muhaimin menyampaikan pesan bahwa secanggih apa pun teknologi digital, itu tidak boleh menggerus nilai-nilai jurnalisme apalagi merusak tatanan ekonomi media massa. “Teknologi harus menjadi alat bantu, bukan pengganti nurani. Kekuatan pers sejatinya bersumber dari daya kritis yang konstruktif. Tanpa sentuhan manusia, jurnalisme berisiko kehilangan empati,” ujar Muhaimin di Serang, Senin (9/2/2026).

Muhaimin menyoroti risiko besar dari konten yang diproduksi tanpa etika dan verifikasi, yang ia sebut berpotensi melahirkan “berita-berita halusinasi”. Menurutnya, di sinilah peran pers yang berfokus pada manusia (human-centered) menjadi sangat vital.

“Rakyat tidak hanya membutuhkan informasi yang cepat, tetapi informasi yang akurat, jujur, dan membawa arah kebaikan,” tambahnya.

Dengan fakta bahwa Indonesia adalah pasar digital terbesar di Asia Tenggara, di mana 80% populasi atau sekitar 229 juta jiwa telah terhubung internet, maka dari itu ia menekankan kualitas informasi menjadi penentu kohesi kebangsaan.

“Masyarakat kita menghabiskan hampir 3 jam sehari di media sosial. Ini artinya, stabilitas sosial dan kohesi kebangsaan kita sangat bergantung pada kualitas informasi yang disajikan oleh pers,” ujarnya.

Menyadari tantangan ekonomi media yang berat akibat disrupsi ini, pemerintah berkomitmen untuk tidak tinggal diam. Muhaimin memastikan bahwa negara akan terus mengawal keberlanjutan ekonomi media agar tetap adil.

“Pemerintah tidak akan membiarkan pers berjalan sendirian. Kebijakan untuk mengokohkan ekonomi media, seperti advokasi publisher rights, akan terus kita jalankan dengan sungguh-sungguh agar jurnalisme berkualitas tetap menjadi suluh demokrasi,” tegasnya.

Kolaborasi untuk Kesejahteraan Rakyat

Menutup sambutan, Muhaimin mengajak insan pers untuk berkolaborasi dalam mengedukasi publik mengenai program-program prioritas nasional yang menyentuh rakyat langsung.

“Kami mengajak seluruh insan pers untuk berkolaborasi mengedukasi publik melalui konten yang memberdayakan. Pers harus menjadi jembatan agar program prioritas seperti Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis, dan Koperasi Desa dapat dipahami dan dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat,” ujarnya.

“Selamat Hari Pers Nasional. Hidup insan pers Indonesia, teruslah menjaga nurani bangsa,” pungkasnya.

Recent Posts

Antisipasi PPPK Dirumahkan Buntut Efisiensi, Legislator Sebut Lebih Baik Hapus Kegiatan Seremonial

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti fenomena dirumahkannya Pegawai Pemerintah…

6 jam yang lalu

Gunung Anak Krakatau Aktif, Puan Dorong Kesiapsiagaan Nasional Demi Keselamatan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan persiapan yang matang menyusul…

6 jam yang lalu

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

15 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

16 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

20 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

21 jam yang lalu