NASIONAL

Potensi Rp480 Triliun, Wamenag Dorong Zakat-Wakaf Masuk Agenda Besar Negara

MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i menegaskan bahwa zakat dan wakaf tidak lagi bisa diposisikan sebatas aktivitas kedermawanan umat, melainkan harus menjadi instrumen negara dalam mewujudkan keadilan sosial. Hal itu disampaikan Romo Syafi’i saat membuka Seminar Nasional Forum Manajemen Pengelolaan Zakat dan Wakaf di Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Menurut Romo, potensi zakat dan wakaf nasional sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Potensi zakat nasional tercatat mencapai lebih dari Rp300 triliun per tahun, sementara wakaf uang mencapai sekitar Rp180 triliun per tahun. Namun realisasi penghimpunannya masih jauh dari angka tersebut.

“Masalahnya bukan pada umat, tapi pada sistem dan tata kelola. Zakat dan wakaf tidak boleh terus berjalan sendiri sebagai filantropi sukarela, tapi harus terhubung dengan agenda besar negara,” ujar Romo, Jumat (23/1/2026).

Ia menekankan, zakat dan wakaf harus dipahami sebagai bagian dari tanggung jawab kolektif bangsa untuk menjawab tantangan kemiskinan, ketahanan pangan, hingga penguatan ekonomi umat. Landasan hukumnya pun sudah jelas, sejalan dengan arah kebijakan ekonomi syariah nasional dan misi pembangunan pembiayaan berbasis wakaf.

Sejalan dengan itu, Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan menyoroti masih terbatasnya pengelolaan wakaf yang selama ini berkutat pada empat sektor, yakni masjid, makam, mushola, dan madrasah. Ia menegaskan perbedaan karakter zakat dan wakaf perlu dipahami bersama.

“Zakat memang harus dibagikan sampai habis, tapi wakaf harus dijaga keutuhannya dan justru bisa diinvestasikan agar manfaatnya terus berkembang. Karena itu, kolaborasi dengan akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media menjadi kunci,” jelasnya.

Melalui forum ini, Romo berharap lahir keberanian baru untuk menjadikan zakat dan wakaf sebagai pilar pembangunan nasional, bukan sekadar wacana tahunan.

Recent Posts

Kementerian UMKM Apresiasi Cara UKB Bandar Lampung Siasati Biaya Kemasan

MONITOR, Lampung – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengapresiasi peran Unit Kemasan Bersama (UKB)…

14 jam yang lalu

Personel RI yang Tewas di Lebanon Bertambah, DPR Dorong PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan Perdamaian

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Praka…

16 jam yang lalu

Debt Collector Tipu Ambulans-Damkar untuk Tagih Utang, Legislator: Pidanakan karena Bahayakan Nyawa Orang!

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti praktik penagihan utang oleh pihak…

16 jam yang lalu

Siswa di DIY Dikeroyok Hingga Tewas, Komisi III DPR Dorong APH Petakan Kelompok Berisiko

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menyoroti insiden tewasnya seorang pelajar…

16 jam yang lalu

Lompatan Global Fikes UIN Jakarta: Lima Prodi Raih Akreditasi Internasional ASIIN Tanpa Syarat hingga 2030

MONITOR, Ciputat - Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menorehkan capaian strategis dalam penguatan…

17 jam yang lalu

Perkuat UMKM Pertanian, Kementerian UMKM Dorong Akses Pasar dan Pembiayaan

MONITOR, Denpasar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat sektor…

17 jam yang lalu