NASIONAL

Kemenag Harap Pimpinan Ormawa Perkuat Kepemimpinan dan Idealisme

MONITOR, Malang – Pimpinan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) harus terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan (leadership) dan idelisme. Dikatakan oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Ruchman Basori pada Rabu (14/01/26) di Malang.

“Mahasiswa harus menjadi pemimpin yang tangguh, adaptif, dan memiliki pemahaman mendalam terhadap kondisi masyarakat dan masalah-masalah kebangsaan”, terang Ruchman dihadapan mahasiswa peserta Retret Organisasi Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Ormawa harus melahirkan pemimpin mahasiswa yang unggul, hebat dan berkarakter dan mampu menyelesaikan masalah-masalah kehidupan. “Kata kuncinya adalah para aktornya harus mempunyai sikap idelisme yang kuat di tengah godaan politik praktis dan pragmatis”, tegas Aktivis Mahasiswa 1998 ini.

Retret dilaksanakan selama dua hari, 13–14 Februari 2026, di Markas Angkatan Udara Batu Malang. Diikuti oleh 65 orang pimpinan organisasi kemahasiswaan, Ketua DEMA, SEMA, Ketua UKM/UKK, Himpunan Mahasiswa Program Studi dan aktivis mahasiswa lainnya.

“Pemimpin yang baik adalah mereka yang mengetahui kondisi yang dipimpin, baik kondisi organisasi, anggota, maupun lingkungan strategisnya. Dari pemahaman itulah lahir kebijakan dan keputusan yang tepat,” tegas Ruchman.

Selain membahas karakter pemimpin yang tangguh, materi juga mengulas tata kelola organisasi kemahasiswaan di lingkungan Kementerian Agama. “Organisasi kemahasiswaan Adalah miniature Indonesia, sebagai kawah candradimuka bagaimana memimpin dan dipimpin”, katanya.

Para Mahasiswa terlihat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab, khususnya terkait penerapan prinsip kepemimpinan dalam organisasi kemahasiswaan. Ruchman berharap agar para Pimpinan Ormawa UIN Malang mampu menginternalisasi nilai kepemimpinan yang visioner, responsif, dan berorientasi pada pelayanan berlapiskan idealisme.

Di sessi akhir Ruchman menyampaikan pelbagai layanan beasiswa pada Kementerian Agama dari mulai S1, S2 dan S3 di Dalam dan Luar Negeri. “Mantan-mantan aktivis yang nantinya menjadi sarjana harus terus belajar dan belajar ke S2 dengan beasiswa agar mampu mengoptimalkan perannya di Masyarakat”, terang Ruchman.

Ruchman menekankan pentingnya para aktivis menyiapkan masa depan karenanya harus membekali dengan kapasitas diri dengan studi lanjut. “S2 menjadi keharusan di tengah persaiangan SDM secara nasional, dan peluang para aktivis terbuka lebar”, di Aula Pelatihan Angkatan Udara di Batu Malang.

Ketua Tim Kemahasiswaan UIN Malang sekaligus Ketua Panitia, Romi Faslah, mengatakan Retret Organisasi Mahasiswa UIN Malang 2026 ini menjadi bagian dari upaya strategis kampus dalam mencetak kader pemimpin muda yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga memiliki wawasan tata kelola organisasi.

“Semangatnya adalah mencetak pemimpin mahasiswa yang memegang kuat nilai-nilai Keagamaan, profesionalisme dan kebangsaan serta pengabdian (Khidmah)”, tegas Romy.

Recent Posts

Menteri Agama Lantik Dirjen Pesantren Pertama dan Empat Rektor PTKN

MONITOR, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melantik Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren pertama serta empat…

9 menit yang lalu

Kemnaker: UU PPRT Perjelas Hak dan Kewajiban Pekerja Rumah Tangga

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja…

1 jam yang lalu

Kemenhaj Luncurkan Hotline Pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” untuk Perkuat Perlindungan Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan hotline pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan…

3 jam yang lalu

Menag Raih Penghargaan Bali Top Hospitality Leader in Religious Tourism Development

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendapat penghargaan di bidang pengembangan pariwisata keagamaan. Menag…

5 jam yang lalu

Menhaj: Tantangan Haji 2027 Lebih Berat, Kemenhaj Tak Boleh Berpuas Diri

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan jajaran Kementerian Haji…

7 jam yang lalu

Pemerintah Serahkan DIM RUU Pelindungan Ketenagakerjaan kepada DPR

MONITOR, Jakarta — Pemerintah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan…

7 jam yang lalu