Kabar Haji

Wajah Baru Pelatihan Petugas Haji 2026, Disiplin dan Profesional

MONITOR, Jakarta – Pelatihan dan Pendidikan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 2026 akan mengusung pola baru. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, pelatihan kali ini akan lebih banyak diisi dengan kelas Tugas dan Fungsi (Tusi) layanan serta durasi pelatihan yang lebih panjang.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, mengatakan perubahan model pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan petugas kepada jemaah haji.

“Pelatihan PPIH Arab Saudi tahun ini akan lebih banyak sesi kelas Tusi layanan dibandingkan kelas besar. Manajemen kelas dan durasi pelatihan juga dibuat berbeda,” ujar Puji Raharjo saat memberikan arahan kepada panitia dan fasilitator Diklat PPIH Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jum’at (9/1/2026).

Ia menambahkan, aspek kedisiplinan peserta akan diperkuat dengan dukungan dari TNI dan Polri. “Dalam hal kedisiplinan, nanti akan dibantu oleh TNI/Polri,” katanya.

Menurut Puji Raharjo, lamanya waktu pelatihan menuntut perhatian khusus terhadap stamina dan kesehatan peserta. Oleh karena itu, pengaturan jam istirahat menjadi hal penting dalam pelaksanaan diklat.

“Jam istirahat harus diperhatikan. Nantinya setiap gedung pelatihan akan dijaga oleh TNI/Polri selama 24 jam,” jelasnya.

Puji Raharjo berharap, melalui pelatihan ini seluruh peserta memiliki jiwa melayani yang sama, memahami dasar-dasar penyelenggaraan haji, menguasai fikih haji, serta mampu berkomunikasi dalam bahasa Arab.

Sementara itu, Direktur Bina Petugas Haji Reguler, Chandra Sulistio Reksoprdjo menyampaikan bahwa jumlah peserta calon petugas haji tahun 2026 mencapai 1.554 orang.

Chandra menekankan peran strategis fasilitator sebagai teladan bagi peserta diklat. “Fasilitator harus menjadi suri teladan dan mampu membentuk petugas yang siap melayani jemaah haji,” ujarnya.

Ia menambahkan, fasilitator juga diharapkan mampu mengarahkan peserta ke layanan yang tepat, termasuk lokasi registrasi. Selain itu, calon petugas haji yang mengikuti diklat kali ini akan mendapatkan pembekalan bahasa Arab dari sembilan orang pengajar khusus.

“Selain fasilitator, calon petugas akan dilatih oleh sembilan pengajar bahasa Arab,” tandas Chandra.

Diklat PPIH Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M akan diselenggarakan selama 4 minggu, dimulai dengan pelatihan secara langsung di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta dari tanggal 10 hingga 30 Januari 2026, kemudian dilanjutkan secara daring pada awal Februari hingga 9 Februari 2026.

Recent Posts

Selamat Jalan Pejuang Madrasah Diniyah Nusantara: Mengenang Dr. Sumitro, M.Si., Pendiri FKDT

Oleh: Akhmad Sururi(Plt. Sekretaris Jenderal DPP FKDT) Kabar duka menyelimuti keluarga besar pegiat pendidikan keagamaan…

1 jam yang lalu

Pemadaman Listrik Bergilir yang Makin Sering Buat Rakyat Resah, Legislator: Sengaja Ada Pembiaran

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam meminta Pemerintah dan PT PLN…

11 jam yang lalu

Tekankan Pentingnya Mitigasi Bencana Kekeringan, DPR Dorong Peningkatan Infrastruktur Ketahanan Air Nasional

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

12 jam yang lalu

IKALUIN Berikan Penghargaan kepada 10 Alumni Berprestasi, Berikut Daftarnya

MONITOR, Tangerang Selatan - Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (IKALUIN) memberikan IKALUIN Award 2026…

13 jam yang lalu

Disambut Gus Fahim Royani, Hery Haryanto Azumi Didoakan Maju Ketum PBNU pada Muktamar NU ke-35

MONITOR, Kediri – Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, KH. Fahim Royani,…

16 jam yang lalu

Seminar Nasional Unpam Serang Bahas Relasi Media Elite dan Massa dalam Pemerintahan Prabowo Gibran

MONITOR, Serang — Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Serang menggelar Seminar Nasional…

21 jam yang lalu