SUMATERA

TNI dan Kemhan Sinergi Bangun Jembatan Gantung di Aceh

MONITOR, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersinergi dengan Kementerian Pertahanan RI (Kemhan) terus memacu pembangunan infrastruktur jembatan gantung di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Langkah strategis ini diambil guna mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat yang lumpuh pascabencana banjir bandang dan tanah longsor.

Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk komitmen nyata TNI untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat, terutama di daerah yang terisolasi akibat kerusakan sarana penyeberangan.

“Pembangunan jembatan gantung ini adalah wujud sinergi lintas unsur antara TNI, Kementerian Pertahanan, dan elemen masyarakat seperti Vertical Rescue Indonesia. Tujuan utama kami adalah memastikan konektivitas antarwilayah kembali pulih, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial warga tidak lagi terhambat,” ujar Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa proyek ini diawali di Kabupaten Pidie Jaya dengan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Meureudu yang memiliki panjang 150 meter. Jembatan ini didesain khusus agar mampu menahan kapasitas beban hingga 300 kilogram.

“Saat ini progres di Sungai Meureudu sudah mencapai 10 persen. Kami menargetkan seluruh pembangunan, termasuk di tujuh kabupaten lainnya seperti Bireuen, Aceh Barat, hingga Aceh Singkil, dapat rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2025,” tambah Kabidpenum.

Agung juga menekankan bahwa keterlibatan prajurit dari Kodam Iskandar Muda bersama tim Vertical Rescue Indonesia (VRI) menjadi kunci keberhasilan pembangunan di medan-medan yang sulit dijangkau. TNI berharap jembatan-jembatan ini tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan kesejahteraan masyarakat Aceh pascabencana.

Hingga kini, alat berat seperti excavator dan personel gabungan terus disiagakan di lapangan guna memastikan pengerjaan berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Recent Posts

Madrasah Diniyah Takmiliyah Terintegrasi di Sekolah

SuwendiDosen UIN Jakarta, Sekretaris PP ISNU, dan Penulis Buku “Sejarah dan Kebijakan Pendidikan Islam Indonesia”…

4 jam yang lalu

Menag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyalurkan bantuan senilai Rp596 juta untuk mendukung pemulihan madrasah, guru,…

5 jam yang lalu

Prof. Rokhmin: Swasembada Pangan Harus Mencakup Protein Hewani

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa swasembada pangan…

7 jam yang lalu

Menag Ajak Tokoh Masyarakat Sikapi Dinamika Sosial Secara Arif dan Dewasa

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak tokoh masyarakat dan umat beragama untuk menyikapi…

8 jam yang lalu

Jelang Imlek 2026, 40 Perusahaan Ikan Indonesia Siap Ekspor ke Tiongkok

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil meyakinkan General Administration of Customs of…

10 jam yang lalu

Sekjen Kemenag: Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Madrasah Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menyampaikan bahwa tata kelola dan…

11 jam yang lalu