SUMATERA

TNI Bangun Sumur Bor di Sejumlah Wilayah Aceh

MONITOR, Jakarta – TNI bergerak cepat membantu pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh. Melalui Satuan Peralatan Kodam Iskandar Muda (Paldam IM), TNI membangun sumur bor di empat titik yang kesulitan mengakses air bersih, Selasa (16/12).

Pembangunan sumur bor dilakukan di wilayah yang paling terdampak, yaitu Gampong Bale Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen; Desa Kubu, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen; satu titik di Kabupaten Pidie Jaya; serta satu titik di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Banjir dan tanah longsor yang terjadi menyebabkan sumber air warga tercemar lumpur dan tidak dapat digunakan, sehingga mengancam kesehatan dan kelangsungan hidup masyarakat.

Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, Kabidpenum Puspen TNI, mengungkapkan, “Pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam tahap tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. Kami berharap, melalui inisiatif ini, kebutuhan dasar warga, terutama air bersih, dapat segera terpenuhi. Hal ini juga untuk menjaga kesehatan dan memastikan aktivitas kehidupan masyarakat dapat kembali normal.”

Pelaksanaan pembangunan sumur bor di masing-masing titik dilakukan dengan mengerahkan personel serta peralatan Paldam IM yang sudah berpengalaman, dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan tingkat kerusakan di setiap wilayah. Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap agar sumber air yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Ini adalah bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam situasi darurat maupun pascabencana. Kami berupaya untuk meringankan beban rakyat dan memastikan kebutuhan dasar mereka dapat tercapai,” tambah Kolonel Agung.

Melalui langkah ini, TNI berharap masyarakat yang terdampak bencana dapat segera mendapatkan akses air bersih, mengurangi risiko kesehatan akibat air yang tercemar, serta membantu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat yang sempat terhambat akibat bencana.

Recent Posts

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

6 jam yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

6 jam yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

18 jam yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

21 jam yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

24 jam yang lalu

Alih Generasi dan Tantangan Sensus Pertanian, HKTI Lumajang Dorong Transformasi Smart Farming

MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…

1 hari yang lalu