NASIONAL

Jelang Nataru 2025, Kemenag Pastikan Ibadah Natal Aman dan Nyaman

MONITOR, Jakarta – Pemerintah memperkuat koordinasi lintas sektoral untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Hal ini dibahas dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang digelar Kemenko PMK di Jakarta, Senin (8/12/2025). Forum strategis ini merumuskan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat di akhir tahun.

Rapat dipimpin Menko PMK Pratikno dan dihadiri unsur pemerintah dari Kementerian PU, Perhubungan, Kesehatan, Badan Pangan Nasional, Basarnas, BNPB, BMKG, hingga Kementerian Agama. Kehadiran lengkap seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen pemerintah dalam mengawal momen krusial ini.

Dalam arahannya, Menko PMK memberi perhatian khusus pada ancaman bencana hidrometeorologi yang membayangi Nataru 2025. Ia menyoroti sejumlah daerah terdampak cukup parah, termasuk Aceh dan wilayah Sumatra lainnya. Pemerintah diminta meningkatkan antisipasi terhadap cuaca ekstrem serta memberikan dukungan tambahan ke wilayah terdampak maupun yang berpotensi rawan bencana.

Mewakili Menteri Agama, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin melaporkan kesiapan penuh Kementerian Agama dalam menyambut Nataru 2025. Ia menegaskan bahwa Kemenag memberikan dukungan penuh (full support), khususnya untuk memastikan peribadatan umat Kristiani berlangsung khidmat, aman, dan ramah bagi jemaat lokal, wisatawan, maupun pemudik.

“Kami mendukung penuh dari sisi peribadatan untuk menghadirkan pelayanan ibadah Natal yang aman dan nyaman bagi umat jelang libur Nataru 2025 ini,” tegas Kamaruddin.

Sebagai langkah konkret, Kemenag telah menjalin komunikasi intensif dengan 38 uskup se-Indonesia untuk mempersiapkan titik-titik peribadatan Natal agar berlangsung khidmat, aman, dan mudah dijangkau.

Menanggapi arahan Menko PMK terkait potensi bencana, Kamaruddin menegaskan bahwa Kemenag tidak akan melupakan wilayah yang sedang diuji oleh kondisi alam. Pelayanan keagamaan akan tetap diupayakan hadir secara optimal di daerah terdampak maupun rawan bencana, memberikan penguatan spiritual yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Pemerintah berharap melalui kesiapsiagaan tinggi, kepedulian, serta sinergi lintas sektor yang solid, peribadatan Natal dan masa libur Nataru 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Recent Posts

Komisi II DPR Sebut RUU Adminduk Pertegas Transformasi Layanan, NIK Akan Jadi Identitas Tunggal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…

2 jam yang lalu

Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Keberanian Mengubah Paradigma Pembangunan dari Eksploitasi SDA ke Blue Economy

MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…

4 jam yang lalu

MoU Penghentian Perang AS-Iran Dinilai Rapuh

MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…

5 jam yang lalu

Khitan Holiday V Jufi Hadirkan Khitan Gratis untuk Anak di Tangsel, Tebar Manfaat Saat Libur Sekolah

MONITOR, Tangsel – Momentum libur sekolah dimanfaatkan Jurnalis Filantropi Indonesia (Jufi) untuk menghadirkan aksi sosial melalui program Khitan Holiday…

7 jam yang lalu

Rakernas Evaluasi Haji, Wamenhaj Ajak Bangun Budaya Kerja Baru Demi Pelayanan Terbaik bagi Jemaah

MONITOR, Jakarta — Transformasi penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh penyempurnaan sistem dan regulasi,…

17 jam yang lalu

Menaker Perkuat Kolaborasi dengan Industri KEK Mandalika melalui MagangHub dan Pelatihan Vokasi

MONITOR, Lombok Tengah - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengajak perusahaan-perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika…

17 jam yang lalu