NASIONAL

Publik Rasakan Dampak SPHP, Harga Beras Mulai Turun

MONITOR, Jakarta – Harga beras yang sempat mengalami lonjakan dalam beberapa pekan terakhir kini mulai terkoreksi turun. Penurunan ini terjadi setelah pemerintah bergerak cepat melakukan berbagai langkah mitigasi, memperlancar distribusi, serta memperkuat penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Hasilnya, stok beras di pasar tradisional maupun di Pasar Induk Cipinang melimpah dan masyarakat merasakan langsung manfaatnya.

Pakar Pangan dari Universitas Andalas, Muhammad Makky, menilai turunnya harga beras di hampir semua pasar, baik induk maupun pasar kecil, merupakan bukti nyata dari efektivitas kebijakan pemerintah. “Kita lihat hari-hari ini stok beras di pasar tradisional melimpah. Ini menunjukkan bahwa apa yang dilakukan pemerintah, termasuk peran Bulog dalam penyerapan, sangat efektif dan berhasil,” ujarnya.

Untuk diketahui, hingga 19 Agustus 2025 penyaluran beras SPHP telah mencapai 6.024 ton per hari. Jumlah ini memperkuat ketersediaan pasokan di lapangan sehingga mampu menekan potensi gejolak harga. Sejalan dengan itu, kondisi di Pasar Induk Beras Cipinang juga menunjukkan tren positif. Ketua Koperasi Pedagang Cipinang, Zulkifli Rasyid, menegaskan bahwa harga beras di Cipinang mulai turun seiring dengan lancarnya pasokan yang masuk setiap hari, sehingga perdagangan menjadi lebih stabil.

Makky menambahkan, melimpahnya stok beras tidak lepas dari produksi petani yang terus berlangsung setiap hari, serta ketegasan pemerintah dalam memberantas mafia pangan. Menurutnya, kombinasi kebijakan penyaluran beras SPHP dan langkah tegas memberantas praktik curang dalam perdagangan beras telah menciptakan dampak positif bagi stabilitas harga.

“Saya kira apa yang dilakukan Pak Menteri Pertanian (Andi Amran Sulaiman), termasuk dalam memberantas mafia beras, adalah langkah pasti dalam mengawal perbaikan tata kelola beras di Indonesia,” katanya.

Ia menegaskan, gebrakan pemerintah dalam memperbaiki tata kelola beras seharusnya mendapat dukungan penuh dari semua pihak. Sebab, beras merupakan kebutuhan utama masyarakat Indonesia yang harus dijaga ketersediaannya secara berkelanjutan. “Jangan sampai momentum perbaikan ini tidak disambut baik oleh publik dan mengakibatkan kondisi beras kembali kacau. Kita lihat hari-hari ini Kementan bersama semua lembaga negara kompak membangun dan memperbaiki sistem beras nasional,” katanya.

“Selain itu, upaya pemeintah dalam menjaga luas produksi pangan serta jaminan Sarana Produksi seperti (bibit, pupuk, Alsintan dll) telah memberi jaminan harga jual ditingkat petani,” tambahnya.

Lebih jauh, Makky menilai arah kebijakan ini sudah sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam menargetkan swasembada pangan. Menurutnya, keberhasilan penyaluran SPHP dan pengendalian harga merupakan pijakan penting menuju kemandirian pangan nasional. “Ini sudah sesuai, tinggal bagaimana kita menjaganya dengan baik agar manfaatnya dirasakan terus oleh masyarakat,” pungkasnya.

Recent Posts

Jasa Marga Siaga Operasional, Siap Hadapi Periode Libur Sekolah Juni-Juli 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk siap menyiagakan seluruh lini operasional di jaringan jalan…

2 jam yang lalu

Dari Laut, UMKM Ternate Tumbuh dan Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat

MONITOR, Ternate – Potensi kelautan Maluku Utara dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat…

3 jam yang lalu

90 Persen Jemaah Telah Tiba, Petugas Haji Tetap Siaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

MONITOR, Jakarta - Memasuki hari operasional penyelenggaraan ibadah haji ke-69, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI…

4 jam yang lalu

1024 Atlet Domino Serbu Jakarta, JDT 2026 Gerakkan Ekonomi hingga Rp6 Miliar

MONITOR, Jakarta – Jakarta Domino Tournament (JDT) 2026 Series 2 tidak hanya menjadi panggung kompetisi…

14 jam yang lalu

Mengemas Pembelajaran Bermakna: Inovasi dan Kreativitas Guru Kabupaten Lebak dalam Pelatihan Pembelajaran Mendalam di BPMP Banten

Oleh:Wida Evilia, S.Pd.Upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional terus dilakukan melalui berbagai program penguatan kompetensi guru.…

1 hari yang lalu

Kemenag Seleksi Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…

2 hari yang lalu