Plt. Direktur Utama LPDB, Krisdianto. (Ist)
MONITOR, Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi merayakan hari jadinya yang ke-19 dengan menggelar tasyakuran bersama seluruh insan LPDB secara luring dan daring.
Dengan mengusung tema “Koperasi Tumbuh, Indonesia Maju”, momentum ini menjadi titik refleksi sekaligus penguatan komitmen LPDB untuk terus menghadirkan layanan pembiayaan dana bergulir yang kredibel, akuntabel, dan berdampak luas bagi gerakan koperasi di Indonesia.
Hadir dalam tasyakuran ini, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Ketua Dewan Pengawas LPDB Nur Achmad dan Jajaran Anggota Dewan Pengawas LPDB, jajaran Dewan Direksi LPDB, dan Perwakilan mitra Perbankan.
Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi mengungkapkan, koperasi dan LPDB adalah dua bagian yang tidak dapat dipisahkan, sebab pendirian LPDB 19 tahun silam berangkat dari cita-cita yang mulia yakni memberikan akses pendanaan bagi koperasi.
“Pendirian LPDB memang berangkat dari gerakan koperasi, ini tidak bisa dipisahkan, maka sudah seharusnya LPDB ini kita jaga khittahnya (pedoman dasar) untuk terus memberikan akses pembiayaan kepada koperasi agar lebih berdampak ke masyarakat. Dengan usia yang sudah 19 tahun ini, saya harap LPDB bisa terus meningkatkan kinerjanya, menyalurkan dana bergulir kepada koperasi,” ucap Zabadi.
Sementara itu, Plt. Direktur Utama LPDB, Krisdianto, menegaskan bahwa memasuki usia ke-19, LPDB semakin fokus mendukung agenda pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, utamanya program prioritas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bersama dengan Kementerian Koperasi.
“LPDB hadir bukan sekadar menyalurkan pembiayaan, melainkan membangun ekosistem pembiayaan koperasi yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, LPDB siap menjadi mitra strategis pemerintah untuk memperkuat permodalan, meningkatkan akses usaha masyarakat desa, serta menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang sejalan dengan visi kedaulatan pangan dan kemandirian bangsa,” ujar Krisdianto.
Krisdianto menambahkan bahwa keberadaan LPDB selama hampir dua dekade telah membuktikan kontribusinya dalam memperkuat koperasi di berbagai sektor.
“HUT ke-19 ini menjadi momentum kebersamaan untuk memperkuat sinergi dengan Kementerian Koperasi, memastikan penyaluran dana bergulir semakin tepat sasaran, serta mengakselerasi transformasi koperasi melalui dukungan pembiayaan, pendampingan, dan digitalisasi,” ungkap Krisdianto.
“Kami LPDB percaya koperasi dapat menjadi ujung tombak transformasi ekonomi rakyat, sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkas Krisdianto.
MONITOR, Ponorogo - Pondok Modern Darussalam Gontor kehilangan salah satu pendidik terbaiknya. Prof. Dr. KH…
MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i memberi pesan khusus pada Hari…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menyarankan pemerintah, membentuk…
MONITOR, Jakarta - Pasca pengalihan penuh penyelenggaraan haji ke Kementerian Haji, Kementerian Agama mengalihkan fokus…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Haji dan Umrah RI menggelar Bimbingan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa umat beragama saat ini menghadapi tantangan…