HUMANIORA

Seleksi Wawancara BIB 2025 Berlangsung Sangat Kompetitif

MONITOR, Jakarta – Seleksi wawancara bagi calon awardee Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama Tahun 2025, berlangsung sangat ketat. Diikuti oleh 3.900-an calon, yang telah lolos seleksi akademik dan bakat skolastik dan dari total pendaftar 13.624 orang.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kemenag Ruchman Basori mengatakan, Kemenag memberikan kesempatan kepada putra-puteri terbaik bangsa, untuk mengambil bagian memperebutkan kuota 900-an Awardee 2025.

“Kementerian Agama melibatkan 242 orang Pewawancara, yang direkrut dari unsur akademisi dan dosen baik dari kalangan Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) dan juga dosen Ma’had Aly”, terang Alumni UIN Walisongo ini.

Aktivis ’98 ini menegaskan, seleksi BIB Tahun 2025 berlangsung dengan baik, dari mulai persiapan, perencanaan, penyusunan instrumen seleksi, hingga pada kerahasiaan untuk menjamin yang terseleksi adalah para Awardee yang berkualitas.

Ditanya tentang sebaran pendaftar, Ruchman menerangkan bahwa calon awardee sangat variatif dan menyebar se-nusantara, berdasarkan gender, asal lembaga pendidikan, prorman studi, sampai layanan beasiswa biak S1, S2 dan S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri untuk S2 dan S3.

Selain itu Ruchman mangatakan, selain prodi agama dan sosial humaniora, para Awardee juga memilih prodi-prodi sains dan teknologi (STEM), untuk kaderisasi sebagai dosen UIN dan IAIN dan PTK di bawah Ditjen Kriesten, Katolik, Hindu. Buddha, dan Konghucu.

“Beasiswa ini untuk semua dan inklusif, dari mulai alumni madrasah, pondok pesantren, PTKI juga Perguruan Tinggi Keagamaan sebagai instrumen peningkatan mutu”, terang Ruchman di sela-sela pelaksanaan test wawancara pada 14-23 Juli 2024.

Jadwal Seleksi Wawancara Beasiswa Indonesia Bangkit Tahun 2025 berlangsung selama kurang lebih dua pekan ke depan dengan pembagian Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), tanggal 14 sampai 17 Juli, Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), tanggal 17 sampai 19 Juli, Beasiswa S2 Double Degree, tanggal 19 Juli, Beasiswa S2 & S3 Luar Negeri, tanggal 21 dan 22 Juli 2025, Beasiswa S3 Dalam Negeri, tanggal 21 sampai 23 Juli dan program Beasiswa S1 Dalam Negeri, akan dilaksanakan pada 23 Juli 2025.

Sebelumnya Kemenag telah menggelar coaching bagi para pewawancara dan liasion officer agar profesional dalam menjalankan tugasnya, pada 11 Juli 2025 secara online.

Ruchman Basori berharap, kuota BIB yang pada tahun 2025 hanya 750 milyard, ke depannya akan bertambah, setidaknya sama dengan tahun sebelumnya yang mencapai, 648 milyard, mengingat animo Keluarga Besar Kemenag untuk mendapatkan beasiswa sangat tinggi.

Kegiatan wawancara dikawal langsung oleh Kapuspenma, para Ketua Tim Hendro Dwi Antoro, Siti Maria Ulfa, Amiruddin Kuba, Sendy Tria Santoso dan para Kasubtim serta Kasubbag TU Puspenma Sri Agustin Maswidaniyah.

Recent Posts

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

12 jam yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

16 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

20 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

22 jam yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

1 hari yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

2 hari yang lalu