HUMANIORA

Menuju Prodi Unggul bertaraf Internasional, Fakultas Tarbiyah UID Review Kurikulum

MONITOR, Depok – Dalam rangka untuk meningkatkan mutu akademik dan memastikan relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman serta standar global pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah Universitas Institut Depok (UID) menggelar kegiatan Review Kurikulum untuk Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) di Kampus UID, Sawangan Depok, Sabtu (14/6/2025).

Mengusung tema “Menuju Program Studi Unggul Bertaraf Internasional”, Acara yang berlangsung secara dinamis ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Islam Depok, H. Acep Muwahid Muhammadi, S.H.I., M.M., Ketua Program Studi PAI, Dr. Ahmad Sujai, Ketua Program Studi MPI, Agus Seputra, M.Pd., para Sekretaris Program Studi, serta para dosen homebase yang berperan aktif dalam pengembangan kurikulum.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UID Acep Muwahid Muhammadi menyampaikan bahwa peninjauan kurikulum merupakan momentum penting untuk memastikan capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang relevan dengan era globalisasi dan digitalisasi.

“Kurikulum bukan hanya dokumen akademik, tapi merupakan strategi peradaban untuk mencetak lulusan unggul, moderat, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Kegiatan ini mencakup proses evaluasi menyeluruh terhadap struktur kurikulum, keterpaduan mata kuliah, penguatan kompetensi abad 21, integrasi nilai-nilai keislaman, serta penyelarasan dengan standar akreditasi nasional (LAMDIK) dan internasional.

Diskusi panel dan sesi brainstorming antar dosen dilakukan guna menyempurnakan desain kurikulum yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik/mahasiswa serta dunia kerja global.

Ketua Prodi PAI, Dr. Ahmad Sujai, menekankan pentingnya kolaborasi para dosen dalam mencapai visi bersama dalam pengembangan kurikulum yang unggul.

“Sebagai prodi yang sudah cukup lama beroperasi dan dengan beralih bentuknya Institut menjadi Universitas, sudah saatnya PAI bertransformasi menjadi Prodi yang Progressive dengan mengganti beberapa mata kuliah yang sudah kurang relevan dengan kondisi kekinian,” katanya.

“Disamping itu sebagai wujud nyata menjadi Prodi yang Visioner, PAI mencanangkan beberapa mata kuliah sebagai adaptasi perkembangan teknologi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Prodi MPI, Agus Seputra, M.Pd., menambahkan bahwa transformasi kurikulum harus sejalan dengan visi moderasi beragama dan kepemimpinan pendidikan Islam berbasis manajemen profesional.

“Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Depok berkomitmen untuk terus melakukan penguatan mutu dan daya saing melalui kurikulum yang terstruktur, terukur, dan transformatif. Hasil dari kegiatan ini diharapkan menjadi pondasi kokoh bagi terwujudnya program studi yang unggul dan bertaraf internasional di masa depan,” katanya.

Recent Posts

Perilaku Kesehatan Anak Sebagai Fondasi Pencegahan Korupsi

Oleh: dr. H. Agus Sunardi, Sp.PK* Korupsi merupakan salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan Indonesia. Hampir…

5 jam yang lalu

Kemnaker Apresiasi Digitalisasi Inkop TKBM, Jamin Kesejahteraan 86 Ribu Pekerja Pelabuhan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan apresiasi penuh atas langkah progresif Induk Koperasi Tenaga…

6 jam yang lalu

Singgung Pembinaan Integritas, Mardani DPR Dorong Langkah Terpadu Atasi Fenomena ASN Terjerat Judi Online

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyoroti fenomena banyaknya Aparatur…

7 jam yang lalu

Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center dalam Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk didapuk sebagai mentor untuk Command Center Management…

8 jam yang lalu

Kosmetik Bermerkuri Masih Banyak Beredar, Komisi IX DPR Desak Pengawasan Lebih Agresif

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti temuan 14 produk…

18 jam yang lalu

Puan Soroti Isu Perundungan di Balik Kasus Bom Rakitan, Dorong Penguatan Iklim Sekolah Aman Bagi Anak

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti isu perundungan di balik kasus peledakan…

18 jam yang lalu