MEGAPOLITAN

Pelecehan Seksual di SMPN 3 Depok, DPRD Minta Kepsek Tak Bikin Kesimpulan Sendiri

MONITOR, Jakarta – Peristiwa dugaan pelecehan seksual terhadap siswi SMPN 3 Depok, menuai kecaman dari sejumlah kalangan. Termasuk Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok, Siswanto.

Legislator Fraksi PKB ini berharap dugaan kasus asusila tersebut diusut hingga tuntas. Itu karena, tidak sedikit dugaan kasus serupa tanpa akhiran.

“Belum lama ini kami (Komisi D) mendatangi SD Bunda Maria. Di sana juga dilaporkan ada dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru terhadap anak didiknya,” tandas Siswanto.

“Kasus di Bunda Maria belum beres, sekarang ada lagi. Sungguh kami prihatin dengan dunia pendidikan di kota kita ini,” tambahnya.

Lebih lanjut Siswanto berharap semua stakeholder turut menuntaskan dugaan kasus asusila ini. “Semua (stakeholder) harus tergerak ikut menuntaskan masalah ini. Jangan sampai, kasus seperti ini berakhir dengan ketidakjelasan seperti sebelumnya,” harapnya.

Siswanto juga menyayangkan sikap Kelapa Sekolah SMPN 3 Ety Kuswandarini yang membuat persepsi atas dugaan kasus ini. “Ya, seharusnya kasus ini diserahkan ke pihak kepolisian. Jangan membuat kesimpulan sendiri,” ujar Dewan Dapil Sawangan, Bojongsari, Cipayung ini.

Memang, sebelumnya Ety menyatakan bahwa kasusnya yang terjadi di sekolah yang dipimpin, hanya pelecehan verbal. Pelecehan itu dilakukan melalui voice note yang akhirnya viral di media sosial.

“Nah itu yang saya maksud bahwa Kepsek ini sudah membuat kesimpulan sendiri. Sebaiknya, masalah ini diserahkan ke pihak yang berwajib,” tuturnya.

Sedangkan untuk dinas terkait yakni DP3AP2KB harus fokus menuntaskan masalah ini. Terlebih dalam melakukan pendampingan kepada siswa. “Jangan cuma korban yang mendapatkan pendampingan. Siswa yang lain juga harus didampingi psikologisnya. Karena kasus ini sudah terlanjur viral,” pungkasnya.

Recent Posts

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

6 jam yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

12 jam yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dapat Buka Lapangan Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…

14 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri bekali Anggota DPRD dan DPC PDIP Paradigma Ekonomi Biru Atasi Krisis Pembangunan

MONITOR, Makassar – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau,…

14 jam yang lalu

Kemenag dan BI Dorong Rohis Jadi Agen Perubahan dan Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital

MONITOR, Bali - Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Bank Indonesia terus memperkuat kapasitas…

15 jam yang lalu

Gaungkan Gerakan Literasi, Legislator Willy Aditya Usul Ada Pojok Baca untuk Karyawan Hingga OB dan Sopir

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya sebagai salah satu legislator…

16 jam yang lalu