PENDIDIKAN

Prof Sahiron Minta PTKI Bersiap Sambut Program PRIMA Magang PTKI

MONITOR, Lampung – Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A kenalkan PPRIMA Magang PTKI (Profesional Readiness Through Internship and Mentorship for Academics), sebuah program peningkatan kompetensi mahasiswa dengan pengalaman praktis dan kebutuhan industri melalui kerja sama antara PTKI dengan mitra industri.

Program yang rencananya di launching awal Mei 2025 mendatang ini disampaikan saat menghadiri agenda Stadium Generale Universitas Islam Annur Lampung, Jumat (25/4/2025). Prof Sahiron meminta baik PTKIN maupun PTKIS bersiap menyambut program yang dirancang khusus untuk menunjang karir lulusan PTKI tersebut.

“Di Kementerian Agama, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, banyak program unggulan yang kami siapkan, salah satunya yakni program magang,” tutur Prof Sahiron dihadapan Civitas Akademika Universitas Annur Lampung.

Lebih lanjut, Direktur yang juga Pakar Hermeneutika Al-Quran ini menjelaskan, Prima Magang PTKI dirancang guna menjawab persoalan magang yang selama ini dialami oleh mahasiswa PTKIN dan PTKIS, dimana mahasiswa mengalami kesulitan untuk magang di perusahaan-perusahaan besar.

“Mengapa magang ini perlu, adik-adik yang di S1 ini kan banyak tujuannya, yang pertama adik-adik mungkin ingin S2 karena ingin jadi Guru, ingin jadi Dosen. Tetapi ada juga adik-adik S1 yang ingin langsung bekerja, karena itu kemudian kita buatkan programnya supaya adik-adik S1 punya skill bekerja,” tutur Prof Sahiron disambut antusias para mahasiswa yang hadir.

Selain memperkenalkan PRIMA Magang PTKI, di Universitas Annur Lampung ini Prof Sahiron juga berpesan kepada Rektor beserta Jajarannya di Universitas Annur untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan proses belajar mengajar serta peningkatan penelitian dan pengabdian kepada masyrarakat.

“Saya sebagai Direktur Pendidikan Tingg Keagamaan Islam berpesan kepada pak rektor dan seluruh jajajrannnya, untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, proses belajar mengajarnya ditingkatkan, mulai dari bagaimana melakukan pengajaran, lalu juga penelitan dan pengabdian kepada masyarkat,” ungkap Prof Sahiron.

Sementara kepada seluruh Mahasisw Universitas Annur Lampung yang kini berjumlah 9.000 mahasiswa aktif Prof Sahiron berpesan, selain memanfaatkan program yang telah disediakan oleh Kementerian Agama, untuk menunjang karir setelah lulus dari universitas, mahasiswa juga harus mengembangkan diri dengan menguasai skill penunjang keilmuan yang dimiliki dari kampus.

“Adik-adik harus serius belajar di Annur ini, harus kuasai Ilmu Pengetahuan selain bidang yang dikuasai ini, saudara harus memiliki kemampuan dari bahasa Internasional, apakah Bahasa Inggris, apakah Bahasa Arab, atau bahkan bahasa Rusia,” tandasnya.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Indonesia Emas Harus Bertumpu pada Ekologi, Bukan Sekadar Pertumbuhan Ekonomi

MONITOR, Jakarta – Ambisi mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi tinggi,…

1 jam yang lalu

Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Evaluasi Layanan Kesehatan Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Madinah — Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, melakukan kunjungan ke Saudi German…

5 jam yang lalu

DPR Sahkan Revisi UU P2SK, Perkuat Tata Kelola Sektor Keuangan

MONITOR, Jakarta - Paripurna DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4…

7 jam yang lalu

Kemenperin Pacu Transformasi Industri Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kerja sama internasional guna mendukung transformasi industri…

8 jam yang lalu

Nurhadi Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan…

8 jam yang lalu

Kemenhaj Dorong Komoditas Pangan RI Masuk Rantai Pasok Katering Haji Arab Saudi

MONITOR, Madinah – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Haji dan Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf mendorong…

8 jam yang lalu