PARLEMEN

Penerimaan Pajak Anjlok, Puteri Komarudin Dorong DJP Siapkan Strategi

MONITOR, Jakarta – Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak sebesar Rp187,8 triliun sampai dengan 28 Februari 2025. Realisasi ini setara 8,6 persen dari target penerimaan pajak sepanjang tahun 2025. Menanggapi hal ini, Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mendorong Direktorat Jenderal Pajak (DJP) siapkan strategi untuk kejar target penerimaan pajak tahun 2025.

“Sesuai UU APBN 2025, target penerimaan pajak kita mencapai Rp2.189,3 triliun. Artinya, DJP masih perlu bekerja keras untuk mencapai target tersebut secara maksimal. Untuk itu, perlu langkah-langkah yang ekstra agar penerimaan pajak tetap terjaga,” ungkap Puteri dalam keterangan tertulis yang diterima Media, di Jakarta, Minggu (16/3/2025).

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan RI Anggito Abimanyu mengungkapkan realisasi pajak ini dipengaruhi kontraksi harga komoditas utama, seperti Batubara (-11,8%), Brent (-5,2%), dan Nikel (-5,9%). Selain itu, hal ini juga dikarenakan dampak dari penerapan Tarif Efektif Rata-rata (TER) PPh Pasal 21 yang menyebabkan lebih bayar dan diklaim kembali pada periode Januari-Februari 2025.

Lebih lanjut, Puteri juga mendesak DJP segera melakukan penyempurnaan terhadap pengembangan Sistem Inti Perpajakan (Coretax) supaya meningkatkan kemudahan dalam pelayanan administrasi perpajakan. Sehingga, peran Coretax ini akan semakin dibutuhkan untuk mendongkrak penerimaan perpajakan.

“Saya mendorong Kementerian Keuangan untuk segera menyempurnakan pengembangan aplikasi Coretax dan memaksimalkan sistem yang lama. Di mana, sesuai kesimpulan RDP DJP dan Komisi XI yang menyepakati agar kedua sistem ini berjalan beriringan secara paralel. Harapannya, dengan kombinasi sistem ini dapat memudahkan selama proses transisi sistem. Sehingga, penerimaan pajak masih bisa terus kita jaga,” ujar Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Puteri juga mendorong KPP Madya Tangerang untuk semakin intensif dalam memberikan asistensi pelayanan dan edukasi kepada Wajib Pajak (WP) yang mengalami kesulitan dalam menggunakan sistem ini. “Biasanya kalau sistemnya bermasalah, WP akan datang langsung ke kantor pajak. Sehingga, mohon setiap keluhan yang datang dapat dilayani sebaik mungkin,” tutup Puteri.

Recent Posts

Prof Rokhmin Paparkan Roadmap Maritim 2045, Targetkan PDB Maritim 15 Persen

MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…

11 jam yang lalu

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kemenhaj Benahi Tata Kelola dan Perkuat Layanan Jemaah

MONITOR, Jakarta - Transformasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo…

12 jam yang lalu

Indonesia dan Malaysia Bahas Penguatan Regulasi Pelindungan Anak di Ruang Digital

MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil…

14 jam yang lalu

Panen Raya Padi di Indramayu, Produktivitas Meningkat 2,7 Ton/Hektare berkat Extragen dan Pupuk Berimbang

MONITOR, Indramayu - Kelompok Tani (Poktan) Gentong Jaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat…

15 jam yang lalu

Marwan Jafar Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Bersih, Desak Solusi Permanen Atasi Kekeringan

MONITOR, Pati - Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyalurkan bantuan…

15 jam yang lalu

Dorong Kemandirian, Menko Muhaimin Buka Jalan Santri Keluar dari Kemiskinan

MONITOR, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengajak Kementerian…

1 hari yang lalu