INTERNASIONAL

Wamenlu Dorong Kolaborasi Lembaga Kemanusiaan Untuk Rekonstruksi Bangun Gaza Kembali

MONITOR, Jakarta – Wamenlu RI Anis Matta mendorong kolaborasi lembaga kemanusiaan membantu Rakyat Palestina dalam rekonstruksi bangun jalur Gaza kembali pasca agresi dan gendosida Israel. Hal itu diungkapkan Anis Matta ketika menerima kunjungan dengan sejumlah perwakilan lembaga kemanusiaan atau NGO.

“Saya ajak dengan teman-teman Kitabisa yang hadir bersama lembaga kemanusiaan dan para influencer, mendorong adanya kolaborasi besar semua organisasi kemanusiaan yang bekerja untuk Palestina,”ungkap Anis Matta, Kamis(30/1/2025) kemarin.

Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), mendorong pegiat kemanusiaan dan semua NGO agar penyaluran bantuan berfokus pada tiga hal yakni; bernilai strategis serta terintegrasi dengan otoritas di Palestina, program harus memiliki nilai manfaat tinggi, serta bernilai simbolik bagi Indonesia.

Kitabisa yang telah memulai donasi untuk Palestina sejak 2017 dengan total jumlah donatur sebanyak 1,9 juta orang telah berhasil mengumpulkan total donasi lebih dari Rp 190 miliar.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan organisasi masyarakat dalam menangani berbagai tantangan sosial, termasuk pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa bantuan dan program-program kemanusiaan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ujar Wamenlu.

Perwakilan dari NGO dan Kita Bisa turut menyampaikan berbagai inisiatif yang telah mereka jalankan dalam mendukung kelompok rentan, baik melalui program donasi, pelatihan keterampilan, maupun pemberian akses layanan kesehatan. Mereka juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah dalam memfasilitasi kerja sama lintas sektor yang lebih efektif.

“Kami percaya bahwa gotong royong digital dapat menjadi solusi untuk menghadapi berbagai tantangan dalam membantu sesama,” kata perwakilan Kita Bisa.

Sementara itu, Ickhsanto Wahyudi perwakilan dari lembaga kemanusiaan International Networking for Humanitarian (INH) menyampaikan jika lembaganya telah ikut serta dalam memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

“Alhamdulillah INH hingga saat ini masih komitmen dan terus menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, bahkan INH punya mimpi besar untuk bisa membangun kampung Indonesia dalam program “Bangun Gaza Kembali”,” jelasnya,

Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan untuk meningkatkan koordinasi antara berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat dampak program kemanusiaan. Wamenlu menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung inisiatif yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan berbagai program kemanusiaan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, menciptakan dampak positif yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat dunia.

Recent Posts

UIN Bandung Jadi Jurusan Hukum PTKIN Terbaik Versi THE WUR

MONITOR, Jakarta - Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati…

2 jam yang lalu

Wamenag: Santri Harus Mampu Ciptakan Lapangan Kerja dan Mandiri

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Syafii, menegaskan bahwa penguatan sistem pendidikan pesantren…

3 jam yang lalu

Komdigi Terbitkan Aturan Baru Registrasi Kartu Seluler 2026

MONITOR, Jakarta - Pemerintah menetapkan aturan baru registrasi kartu seluler yang memberi kendali penuh kepada…

9 jam yang lalu

Kick Off Tadris Edisi Perdana, JIMM Jakarta Angkat Isu Civil Islam

MONITOR, Jakarta - Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah (JIMM) Jakarta menghelat Tadarus Isu Strategis (Tadris) dengan…

10 jam yang lalu

Dukung Program MBG, Ultrajaya Investasi Rp1,14 Triliun

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memastikan kesiapan industri pengolahan susu nasional dalam mendukung…

12 jam yang lalu

Aset Rp7,9 T, Bank Kaltimtara Didorong Jadi Motor Kredit UMKM

MONITOR, Jakarta - Dengan aset yang telah mencapai Rp7,9 triliun, Bank Kaltimtara dinilai memiliki potensi…

13 jam yang lalu