JABAR-BANTEN

Satu Keluarga Tewas Terlilit Pinjol, DPRD Banten Minta Polisi Usut Tuntas

MONITOR, Tangsel – Anggota DPRD Provinsi Banten Dapil Tangerang Selatan, Dr. M. Aly Taufiq meminta polisi mengusut tuntas kasus satu keluarga yang meninggal di Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. diketahui bahwa anggota keluarga yang tewas tersebut sedang terlilit pinjol.

“Kasus tragis seperti ini tidak boleh diabaikan, harus diusut sampai tuntas, karena bisa jadi satu keluarga tersebut mati dibunuh” ungkapnya.

Pengusutan kasus ini menjadi penting karena jika tidak tuntas bisa menjadi teror terhadap masyarakat. Polisi harus segera menjelaskan kepada masyarakat apa penyebab kematian satu keluarga tersebut, karena ini bisa menyebabkan ketakutan di tengah masyarakat.

“Jika memang dugaan pembunuhan itu benar, maka polisi harus menemukan pembunuhnya, jangan sampai kasus ini mengambang” ucapnya.

Aly Taufiq juga meminta pemerintah kota Tangerang Selatan agar lebih serius menangani pinjol di Tangerang selatan, baik melalui edukasi terhadap masyarakat, menutup dan melaporkan situs pinjol serta membatasi ruang gerak aktifitas pinjol di lapangan.

Saat ini penawaran pinjol sudah tidak lagi hanya melalui online, namun sudah turun ke masyarakat langsung dengan menawarkan iming-iming tertentu. Aktifitas ini sebenarnya bisa dicegah melalui kewaspadaan aparat-aparat kelurahan hingga ketua RT,.

Sebelumnya banyak diberitakan Satu keluarga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Kampung Poncol, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan pada Minggu (15/12/2024).

Satu keluarga yang ditemukan meninggal dunia itu berinisial AF (31) laki-laki selaku suami, YL (28) selaku istri, dan AH (3) laki-laki selaku anak dari pasangan suami istri tersebut. Korban YL dan AH ditemukan tewas dengan kondisi berbaring kaku di kamar. Sedangkan korban AF ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di dapur dengan menggunakan tali tambang yang terikat di atas kayu plafon. Korban anak sempat dilarikan ke klinik terdekat di Cirendeu setelah ditemukan oleh keluarganya. Namun, petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Recent Posts

Kemenhaj Turun Tangan Lindungi 33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta

MONITOR, Tangerang - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bergerak cepat memastikan hak dan pelindungan 33…

1 jam yang lalu

Kemnaker Siapkan Talenta Muda untuk Bangun Startup dan Ciptakan Lapangan Kerja

MONITOR, Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan talenta muda agar mampu mengembangkan gagasan dan inovasi…

3 jam yang lalu

17 OTT KPK Jadi Alarm Demokrasi, LSAK Dorong Pembenahan Sistem Pilkada

MONITOR, Jakarta — Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai 17 operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan…

4 jam yang lalu

Kemenkop Tegaskan Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi, LPDB Koperasi Siapkan Dukungan Pembiayaan

MONITOR, Musi Banyuasin – Kementerian Koperasi Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan…

23 jam yang lalu

Kemenhaj Periksa Bos PT TAS Akibat 120 Jemaah Gagal Berangkat dan 38 Jemaah Terkendala Kepulangan

MONITOR, Banjarmasin - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memeriksa PT TAS terkait dugaan pelanggaran penyelenggaraan perjalanan…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan…

1 hari yang lalu