DAERAH

Aktivis Cium Aroma Politis Pada Pemanggilan Suami Airin dan Ketua DPRD Banten oleh Kejati

MONITOR, Jakarta – Dipanggilnya Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dan Fahmi hakim ketua DPRD Provinsi Banten oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Sport Center di Kota Serang menarik perhatian masyarakat Banten.

Hal ini terjadi lantaran Kejati Banten memanggil Wawan dan Fahmi hakim seminggu menjelang pilkada Banten yang akan diselenggarakan 27 November 2024 nanti.

Ketua Umum Pemuda Banten Bersatu (PBB) Teguh Pati Ajidarma mengatakan keputusan yang diambil oleh Kejati Banten sangat sensitif.

“Apa yang telah diputuskan oleh Kejati Banten sangat sensitif, mengingat kita semua masyarakat Banten akan melangsungkan pilkada di tanggal 27 November nanti.” Kata Teguh melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat 22 November 2024.

Teguh juga menjelaskan bahwa keputusan Kejati Banten akan berdampak luas terhadap seluruh masyarakat Banten.

“Proses ini akan berdampak reputasi salah satu calon Gubernur Banten, dan juga akan mempengaruhi para pemilih nantinya. Dan keputusan kejati ini akan memecah masyarakat Banten. Apalagi jika persoalan ini bermuatan politis.” ungkap Teguh.

Lebih dari itu, efek pemanggilan suami airin dan Politisi Golkar yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Banten dikhawatirkan akan menimbulkan konflik sosial.

“Yang lebih berbahaya dari dampak pemanggilan kejaksaan ini akan mengganggu stabilitas politik Banten. Jika masyarakat Banten merasa hukuman tersebut tidak adil atau bermotif politik, potensi protes atau konflik sosial bisa meningkat.” tegas Teguh.

“Selain itu juga, masyarakat Banten bisa kehilangan kepercayaan kepada sitem demokrasi jika persoalan tersebut dianggap menjadi manipulasi politik.” pungkas Teguh.

Recent Posts

290 Ribu Kendaraan Lintasi GT Cikampek Utama Menuju ke Wilayah Timur

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengoptimalkan penerapan rekayasa lalu lintas seiring dengan…

1 jam yang lalu

Alumni UIN Jakarta Beri Tenggat 30 Hari ke Polri Bongkar Aktor Intelektual Teror Andrie Yunus

MONITOR, Jakarta - Desakan publik untuk mengungkap teror penyiraman air keras terhadap aktivis HAM dari…

1 jam yang lalu

Gibran Pantau Strategi Pengendalian Lalu Lintas Arus Mudik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 di JMTC

MONITOR, Bekasi - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja dengan meninjau…

7 jam yang lalu

IKA FISIP UIN Jakarta Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Desak Pengungkapan Pelaku dan Motif

MONITOR, Jakarta - Ikatan Alumni FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengecam keras aksi penyiraman air…

7 jam yang lalu

Kemnaker Koordinasikan Mudik Gratis bagi 12.690 Pekerja dan Pengemudi Ojol

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengoordinasikan program mudik gratis bagi 12.690 pekerja/buruh dan keluarganya…

8 jam yang lalu

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI Diduga Penyebab Pencemaran di Rembang

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara operasional kegiatan Unit Pengolahan Ikan…

9 jam yang lalu