HUKUM

Wamenkum Eddy: RPJPN Pedoman Penting Capai Visi Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebutkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 merupakan pedoman yang sangat penting dalam perjalanan panjang Indonesia untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. “Indonesia Emas 2045 bukan sekadar sebuah harapan atau impian, tetapi merupakan sebuah visi bangsa yang harus diwujudkan melalui kerja keras, integrasi, dan kerja sama seluruh elemen negara,” ucap pria yang akrab disapa Eddy tersebut dalam acara Sosialisasi Undang-Undang (UU) Nomor 59 Tahun 2024 tentang RPJPN 2025-2045 di Jakarta, Selasa.

Maka dari itu untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, dia mengatakan RPJPN 2025-2045 mengusung 8 misi pembangunan yang dirancang dengan sangat matang. Wamenkum Eddy mengungkapkan misi tersebut terdiri atas tiga transformasi utama, yaitu pertama, transformasi ekonomi yang berfokus pada pertumbuhan inklusif, pemerataan kesejahteraan, serta pengembangan ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.

Transformasi kedua, yakni transformasi sosial yang menjamin pembangunan kualitas hidup masyarakat, meningkatkan akses terhadap pendidikan dan kesehatan, serta menanggulangi kemiskinan dan ketimpangan sosial.

Ketiga, transformasi hukum dan tata kelola pemerintahan yang bertujuan untuk memastikan supremasi hukum, perlindungan hak asasi manusia, serta memperkuat kapasitas institusi negara untuk melayani rakyat.

Selain itu, sambung dia, RPJPN 2025-2045 juga memiliki dua landasan transformasi, yakni pembangunan sumber daya manusia (SDM) serta infrastruktur yang modern dan berkelanjutan. Kedua landasan itu akan mendukung terwujudnya berbagai tujuan pembangunan jangka panjang.

Dia menyampaikan bahwa nantinya 8 misi tersebut akan dilaksanakan melalui 17 arah pembangunan yang jelas dan hasilnya akan diukur menggunakan 45 indikator utama pembangunan. “Pencapaian setiap indikator ini akan memandu pemerintah dalam memastikan bahwa arah yang kami ambil selalu tepat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ucap dia.

Kendati demikian, Wamenkum mengingatkan, tugas mencapai Indonesia Emas 2045 bukan merupakan tugas yang dapat diselesaikan oleh pemerintah saja karena merupakan tanggung jawab bersama.

Sebagai suatu bangsa, dia menegaskan bahwa seluruh pihak harus bergerak bersama dalam berkolaborasi untuk mencapai tujuan besar Indonesia di masa depan.

Oleh karenanya, kata dia, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya sangatlah penting. “RPJPN tidak hanya menjadi pedoman bagi pemerintah, tetapi juga menjadi pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia untuk turut serta dalam pembangunan bangsa,” ujar Eddy.

Recent Posts

Habiburrohman Sebut Mudik 2025 Paling Lancar dari Tahun 2000

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburrohman, menyatakan bahwa arus mudik tahun ini…

4 jam yang lalu

Indonesia Naik ke Peringkat 123 FIFA, Erick Thohir: Bismillah 100 Besar Dunia

MONITOR, Jakarta - Kabar baik datang bagi Timnas Indonesia. Dua pertandingan yang telah dilalui di…

15 jam yang lalu

JMM Apresiasi Gerak Cepat Menteri Imipas Realisasikan Penjara Khusus Koruptor

MONITOR - Analis Sosial Politik dan Komunikasi Kebijakan Publik Syukron Jamal mendukung dan mengapresiasi gerak…

18 jam yang lalu

Sikap DPR soal Penghapusan SKCK Berarti Buat Rakyat

MONITOR, Jakarta - Usulan penghapusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diusulkan oleh Kementerian Hak…

20 jam yang lalu

Pantauan Volume Lalu Lintas Transaksi Gerbang Tol di Ruas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat pada Libur Lebaran Idulfitri 2025

MONITOR, Jakarta - Pada hari Rabu, 02 April 2025 atau H+1 Idulfitri 1446H, Jasamarga Metropolitan…

21 jam yang lalu

Pastikan Pengendalian PMK Optimal saat Lebaran, Petugas Keswan Siaga 24 Jam 7 Hari

MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap optimal…

1 hari yang lalu