HUKUM

Dukung Rencana Gercep Menteri Imipas, Lapas Narkotika Karang Intan Geledah Kamar Hunian

MONITOR, Jakarta – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan tindaklanjuti rencana aksi 100 hari kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, khususnya pada bidang Pemasyarakatan poin ‘memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan’ dengan menggelar penggeledahan kamar blok hunian Warga Binaan, Selasa (5/11) malam. Kegiatan dipimpin langsung Kalapas Narkotika Karang Intan, Edi Mulyono, melibatkan seluruh petugas Lapas dan tambahan personel dari Badan Narkotika Nasional Kota Banjarbaru, Kepolisian Sektor Karang Intan, dan Komando Rayon Militer 1006-05 Karang Intan.

“Penggeledahan kamar hunian merupakan tindaklanjut dari rencana aksi 100 hari kerja Menteri Imipas dan kami gerak cepat laksanakan perintah tersebut. Kami ingin menjaga Lapas Narkotika Karang Intan bebas dari narkoba dan kegiatan yang bisa menimbulkan kerugian bagi orang lain akibat ulah Warga Binaan,” tegas Edi.

Edi meminta seluruh petugas melakukan penggeledahan dengan sikap humanis dan berpatokan pada Standar Operasional Prosedur penggeledahan. Ia juga mengimbau petugas menjaga komunikasi yang baik saat melakukan penggeledahan dan tidak berkata-kata yang dapat menyinggung Warga Binaan.

“Laksanakan kegiatan dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Berikan pemahaman kepada Warga Binaan yang kamarnya digeledah agar tidak terjadi miskomunikasi yang bisa memicu timbulnya gangguan keamanan. Jadi, tetap jaga sikap dan komunikasi yang baik saat melakukan penggeledahan,” pinta Edi. 

Tak pula, pihak Lapas mengucapkan terima kasih atas peran aktif dari jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) yang terlibat dalam kegiatan yang kesekian kalinya digelar Lapas Narkotika Karang Intan. “Terima kasih kepada jajaran APH yang kembali hadir di Lapas Narkotika Karang Intan. Wujud sinergi kita untuk saling mendukung dan menjaga agar Lapas Narkotika Karang Intan tetap aman kondusif untuk pelaksanaan pembinaan Warga Binaan,” seru Edi.

Selanjutnya, petugas gabungan dibagi ke dalam dua kelompok untuk melakukan penggeledahan kamar-kamar hunian pada Blok A dan B. Secara acak, perwakilan Warga Binaan juga dilakukan tes urine dan didapati hasil keseluruhan negatif. Penggeledahan berlangsung lancar hingga akhir di mana barang-barang hasil penggeledahan kemudian didata untuk dimusnahkan dengan cara dibakar. 

Recent Posts

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026

MONITOR, Jakarta – Pemerintah resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.…

2 jam yang lalu

Pesan Menag ke Mubaligh Ramadan: Jaga Kesehatan dan Kenali Medan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan pesan bagi para Mubaligh dan imam tarawih…

2 jam yang lalu

685.413 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Jelang Imlek 2026, Jasa Marga Catat Kenaikan 15,32 Persen

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 685.413 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada…

3 jam yang lalu

DPR Ingatkan Dampak Penerapan Opsen Pajak Kendaraan di Daerah

MONITOR, Jakarta - Kenaikan pajak opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan…

5 jam yang lalu

Sidang Isbat Ramadan 2026, Hasil Diumumkan Pukul 19.05

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) hari ini, Selasa (17/2/2026), menggelar Sidang Isbat awal Ramadan…

6 jam yang lalu

Indonesia-Saudi Perkuat Integrasi Digital demi Keamanan Haji dan Umrah

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah RI menegaskan komitmennya untuk memperkuat integrasi sistem digital…

8 jam yang lalu