BUMN

Nuon Telkom Dukung Pengembangan Ekosistem Gim Lokal di IGDX 2024

MONITOR, Jakarta – PT Nuon Digital Indonesia (Nuon) yang merupakan anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berpartisipasi dalam ajang “Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2024” untuk mendukung pengembangan ekosistem gim lokal. Acara ini berlangsung pada 10-12 Oktober 2024 di The Stones Hotel, Bali, dan dihadiri oleh penggemar gim, asosiasi gim, serta pelaku industri dari dalam dan luar negeri.

Pada kesempatan ini, Nuon hadir dalam sesi developer conference dengan topik “Building a Sustainable Game Ecosystem” bersama Direktur Digital Business Telkom Muhamad Fajrin Rasyid, CEO Nuon Aris Sudewo, dan CEO Digital Happiness Rachmad Imron. Para pembicara membagikan pandangannya mengenai pilar-pilar penting dalam membangun ekosistem gim yang berkelanjutan di Indonesia. Diskusi panel ini menekankan pentingnya sinergi antara infrastruktur yang kuat, talenta berkualitas, dan inovasi berkelanjutan untuk mengakselerasi pertumbuhan industri gim lokal ke kancah internasional.

CEO Nuon Aris Sudewo, menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan industri gim. “Kami memandang IGDX sebagai peluang strategis untuk menjalin kolaborasi baru yang dapat memperkuat ekosistem gim lokal. Kami berharap dapat menjalin kerja sama dengan para pengembang gim, kreator, dan pelaku industri lainnya untuk terus berinovasi dan menghadirkan produk serta layanan berkualitas yang mampu bersaing secara global,” ujar Aris.

Sebagai bagian dari IGDX, Nuon menyelenggarakan “Nuon GameDEV Pitch Battle Arena”, sebuah kompetisi bagi para pengembang gim lokal untuk beradu ide dan menampilkan karya mereka. Setelah melalui seleksi yang ketat, terpilih tiga tim yang keluar sebagai juara dari berbagai kategori, yaitu gim “Kickoff Land” oleh CliffBite Game sebagai pemenang “Jury’s Choice”, gim “Verde and the Echoing Water” oleh Antimeta Studio sebagai pemenang “Best Pitch”, dan gim “Garden of Wandering Souls” oleh Arsanesia sebagai pemenang “Best Project”. Penganugerahan ini dilakukan di acara puncak “IGDX Awarding Night” pada Sabtu (12/10). Para pemenang akan mendapatkan kesempatan mentoring dengan Indigo Game Startup Incubation, hingga peluang untuk berkolaborasi dengan Nuon Games.

IGDX merupakan program akselerator tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Asosiasi Game Indonesia (AGI), yang bertujuan meningkatkan kapabilitas pengembang gim di Indonesia. Beragam aktivitas menarik seperti developer conferencebusiness matchmaking, serta booth showcase yang menampilkan gim buatan pengembang lokal dan internasional hadir di acara ini.

“Partisipasi Nuon di IGDX menunjukkan komitmen kami untuk terus mendukung perkembangan industri gim di Indonesia. Kami optimis acara ini akan melahirkan inovasi yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki daya saing global,” tutup Aris.

Recent Posts

Kemenhaj dan KJRI Jeddah Kawal Kepulangan 14.796 Jemaah Umrah

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah berkolaborasi dengan Tim Fungsi Konsuler KJRI Jeddah terus…

12 menit yang lalu

Kemendag Buka Pendaftaran GDI 2026 di IFEX, Dorong Desain Furnitur Global

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perdagangan membuka gerai (booth) Indonesia Design Development  Center (IDDC) 2026 di…

2 jam yang lalu

Wamenag Apresiasi Pesantren Kilat Vokasi untuk Pramuka se-Jabodetabek

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i mengapresiasi pesantren Kilat Ramadan, bagi Pramuka…

5 jam yang lalu

Kampus Desa Mendunia, UIN Saizu Kini Miliki Mahasiswa dari 28 Negara

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menggelar “Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara”. Acara ini berlangsung…

9 jam yang lalu

Sengketa Sawit, Indonesia Minta Izin WTO Bekukan Kewajiban ke Uni Eropa

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Indonesia akan mengajukan permintaan penangguhan konsesi atau  kewajiban lainnya yang ditujukan…

14 jam yang lalu

DPR: Kesepakatan Dagang Indonasia-Amerika Harus Beri Manfaat Seimbang

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, menilai rencana kesepakatan persetujuan…

16 jam yang lalu