PEMERINTAHAN

KKP dan BKKBN Sinergi Tangani Stunting dan Masalah Reproduksi

MONITOR, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berkolaborasi dalam upaya menangani permasalahan stunting dan reproduksi pada anak-anak melalui peningkatan konsumsi ikan pada siswa tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah dari bahaya tersebut.

Sinergi ini menjadi upaya mempersiapkan generasi masa depan yang cerdas dan sehat guna mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. 

“Ini bagian dari upaya menyiapkan bangsa yang kuat dan tangguh. Mereka ini yang akan menjadi generasi emas Indonesia,” ungkap Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Budi Sulistiyo dalam kegiatan sosialisasi Protein Ikan untuk Generasi Emas dan Edukasi Kesehatan Reproduksi Anak Remaja di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2024). 

Stunting menjadi persoalan yang dapat menghambat tumbuhnya generasi emas. Pemicu stunting pada anak meliputi kekurangan nutrisi yang dapat memengaruhi perkembangan otak, metabolisme tubuh, dan pertumbuhan fisik. 

Dari sisi nutrisi, sambung Budi Sulistyo, ikan memiliki kandungan Omega 3 yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh dan pertumbuhan otak anak. 

“Tantangan saat ini adalah menurunkan angka stunting. Nah ikan mengandung gizi terbaik, protein yang sangat baik. Untuk itu saya mengajak adik-adik semua untuk membiasakan mengonsumsi ikan. Karena nutrisi ikan ini dapat menambah kecerdasan otak dan ketahanan tubuh,” urai Budi. 

Budi juga menambahkan bahwa dalam rangka menekankan pentingnya asupan protein bagi masyarakat, pada side event diadakan Bazar UMKM untuk mendukung asupan Protein Ikan. Beragam produk berbahan baku ikan ditampilkan oleh UMKM binaan KKP dan BKKBN, selain juga menampilkan live cooking atau demo olahan produk jajanan pasar berprotein ikan. 

“Melalui Bazar  ini, masyarakat juga bisa melihat lebih dekat perkembangan inovasi produk perikanan, khususnya tambahan pangan bergizi dalam bentuk Hidrolisat Protein Ikan (HPI) yang akan difortifikasi ke jajanan pasar, ini juga sebagai upaya untuk mengenalkan dan meningkatkan asupan protein ikan kepada anak-anak sejak usia dini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo mengapresiasi program KKP dalam rangka mencegah stunting, khususnya edukasi dan sosialisasi makan ikan. Dia optimistis, konsumsi ikan berpengaruh pada peningkatan IQ anak-anak mengingat kandungan Omega 3 pada ikan sangat penting bagi pertumbuhan otak.

“Dengan gerakan-gerakan yang dilakukan KKP, saya terima kasih sudah sangat membantu meningkatkan kualitas SDM dan menurunkan stunting,” tutur Hasto.

Hasto yang juga merupakan dokter spesialis kandungan tersebut turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, khususnya pada kalangan remaja dengan memperhatikan pola makan serta berhati-hati dalam menjalani pergaulan terhadap lawan jenis.  

Dia pun mengaku senang dengan kegiatan kolaborasi yang dilakukan antara KKP dengan BKKBN ini.  Kedepan kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan.

“Sudah pada pinter-pinter pesertanya. Besok adik-adik ini jadi duta KKP dan BKKBN untuk kampanye makan ikan dan kesehatan reproduksi,” celetuk Hasto disambut riuh tepuk tangan.

Kegiatan sosialisasi Protein Ikan untuk Generasi Emas dan Edukasi Kesehatan Reproduksi diikuti sekitar 600 pelajar tingkat SD hingga SMA/SMK dari berbagai sekolah di DKI Jakarta. Kegiatan sosialisasi ini juga diisi dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Ditjen PDSPKP KKP dengan Kedeputian Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga  untuk meningkatkan keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga melalui konsumsi ikan dalam rangka percepatan penurunan stunting. 

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengusulkan agar ikan menjadi salah satu menu yang diusung dalam program pemerintahan ke depan yaitu makan bergizi, yang penerapannya bisa dilakukan secara tematik. Sejumlah wilayah di Indonesia memiliki ikan sebagai komoditas unggulannya. Hal ini bisa menjadi salah satu potensi untuk mendorong konsumsi ikan di Tanah Air.

Recent Posts

Halal Bihalal Alumni IPB: Pof Rokhmin Tekankan Kebangkitan Umat Berbasis Iman, Ilmu, dan Akhlak

MONITOR, Bogor - Alumni IPB Kota Bogor menggelar Kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung dalam suasana…

12 jam yang lalu

Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

MONITOR, Bantul - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan…

15 jam yang lalu

Komite II DPD RI Dukung Penguatan Inseminasi Buatan, Kementan Genjot Produktivitas Ternak Nasional

MONITOR, Lembang — Upaya pemerintah dalam memperkuat layanan reproduksi ternak melalui program inseminasi buatan (IB) mendapat…

15 jam yang lalu

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Kemnaker Tekankan Tahap Akhir Penentu Sertifikat dan Uang Saku

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan seluruh peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional…

22 jam yang lalu

Harga BBM Naik, Pemerintah Dinilai PHP Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam mengkritik langkah Pemerintah yang menaikkan…

1 hari yang lalu

Industri AMDK Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan dan Dorong Kontribusi Ekonomi Nasional

MONITOR, Jakarta – Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terus menegaskan posisinya sebagai sektor strategis yang…

1 hari yang lalu