PENDIDIKAN

Fakultas Saintek PTKI Didapuk Jadi Jembatan Ilmu Agama Dengan Sains dan Teknologi

MONITOR, Yogyakarta – Keunggulan Fakultas Sains dan Teknologi (saintek) di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) adalah integrasi antara agama dan sains dalam kurikulum, serta ekosistem perkuliahan yang Islami.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi dalam agenda Forum Dekan dan Prodi Fakultas Sains dan Teknologi PTKI Tahun 2024 di Yogyakarta 5-6 Juni 2024.

Menurut Prof Inung (sapaan akrabnya), penanda paling jelas dari transformasi IAIN menjadi UIN adalah dibukanya prodi-prodi rumpun ilmu eksakta dan teknologi. “Tanpa mengabaikan prodi-prodi umum rumpun ilmu sosial-humaniora, prodi-prodi saintek seperti menjadi akad sah tranformasi ini,” tuturnya dalam sambutan.

Sayangnya, lanjut Prof Inung, keberadaan Fakultas Saintek dengan seluruh prodi yang ada di bawahnya belum banyak dikenal masyarakat. Dimana acap kali masyarakat masih menilai belajar di PTKI hanya belajar agama semata.

“Sering kali persoalannya bukan tentang kualitas, tapi lebih kepada popularitas. Hal ini karena top of mind masyarakat terhadap PTKI adalah kampus yang semata-mata belajar ngaji,” tendasnya.

Untuk itu, pihaknya mendorong PTKI untuk menggali lebih dalam ceruk lulusan SMU/SMK yang cukup besar, namun belum terserap maksimal. Padahal, segudang keunggulan dimiliki Fakultas Saintek di PTKI yang sesungguhnya menempati posisi strategis.

“Ini tidak harus dipahami bahwa rumpun ilmu keislaman tidak penting, sama sekali tidak. Posisi strategis Fakultas Saintek adalah karena ia bisa menjadi jembatan penting untuk menyambungkan PTKI dengan DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri), program hilirisasi hasil-hasil riset juga bisa didorong dengan kuat melalui fakultas ini,” ujarnya.

Recent Posts

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

15 jam yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

19 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

22 jam yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM: KUR Jadi Instrumen Perluasan Akses Modal Produktif UMKM

MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…

1 hari yang lalu

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

2 hari yang lalu