NASIONAL

Analis Intelijen Apresiasi Sinergisitas TNI-Polri dan Kepemimpinan Indonesia Dalam WWF 2024

MONITOR, Jakarta – Tiga kesepakatan tingkat menteri 106 negara dan 27 organisasi, 113 proyek terkait air senilai 9,4 M USD, dan 4 komitmen keadilan air oleh parlemen 49 negara dalam hajatan World Water Forum 2024 di Bali, tak lepas dari peran sinergisitas dan soliditas TNI-Polri dalam menjaga situasi forum agar tetap kondusif.

Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro mengungkap bahwa forum WWF 2024 ini sangat strategis bagi Indonesia sebagai bagian dari pemrakarsa menjaga ketersediaan air dan keberlanjutannya. “Forum ini memberikan keuntungan dari sisi ekonomi dan keberlanjutan bumi secara keseluruhan,” kata pria yang akrab dipanggil Simon ini.

Dalam perspektif pertahanan dan keamanan, dampak krisis iklim di masa depan salah satunya adalah kelangkaan sumberdaya penghidupan manusia. Salah satunya adalah air. Kelangkaan ini, jika tidak diantisipasi dan dikelola dengan baik, maka tidak menutup kemungkinan konflik di masyarakat akan terjadi. “Akses yang berkeadilan terhadap air, menjaga kualitas air dari pencemaran, dan tata kelola yang baik mau tidak mau harus dipersiapkan dari sekarang,” kata Simon.

Keberhasilan WWF 2024 dengan berbagai kesepakatan dan proyek menunjukkan bahwa secara politik Indonesia telah menunjukkan kepemimpinannya dalam isu ini di level global. Sebagai negara kepulauan, negara tropis, dengan tutupan hutan yang luas, sumber air yang terbentang di seluruh daratan nusantara sangat banyak. DI sisi lain, Indonesia dikenal sebagai negara maritim. Sebagian besar wilayahnya adalah laut. “Maka sudah seharusnya kepemimpinan Indonesia dalam WWF ini sangat strategis sebagai negara yang memiliki sumberdaya sekaligus paling terdampak di masa mendatang,” kata Simon.

Dalam kesempatan ini, keberhasilan kepemimpinan Indonesia dalam WWF 2024 tidak terlepas dari peran TNI-Polri dalam menjaga situasi penyelenggaraan forum tetap kondusif. “Soliditas dan sinergisitas TNI-Polri untuk kesekian kalinya telah menunjukkan kekuatannya dalam cipta kondisi,” kata Simon.

Sinergisitas dan soliditas TNI-Polri merupakan kolaborasi dua peran utama menjaga pertahanan dan keamanan nasional. Kolaborasi saling mengisi dan harmoni antar kelembagaan dengan tujuan yang sama menciptakan optimisme di masa depan. “Semua kesuksesan penyelenggaraan kegiatan internasional maupun program pemerintah dibangun atas cipta kondisi oleh TNI-Polri ini,” kata Simon.

Simon berharap di masa yang akan datang, kepemimpinan Indonesia di tingkat global akan semakin meningkat. “Kita adalah pihak yang mendukung perdamaian dan mengelola keberlanjutan bumi ini untuk kehidupan umat manusia di seluruh dunia yang lebih baik di masa mendatang. Kepemimpinan Indonesia di level global juga akan berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutup Simon.

Recent Posts

Kemenperin Gandeng Australia Cetak SDM Industri Furnitur yang Kompeten Digital

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian semakin memacu kinerja industri furnitur dalam negeri guna menaikkan kontribusinya…

2 jam yang lalu

Dukung Kelancaran Arus Balik Lebaran 2025, Hutama Karya Masih Gratiskan Ruas Tol Trans Sumatera

MONITOR, Sumatera - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi…

3 jam yang lalu

Timnas U-17 Taklukkan Korsel, Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Garuda Muda

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengapresiasi perjuangan skuad Garuda Muda yang berlaga…

4 jam yang lalu

Mgr Petrus Turang Wafat, Menag: Kita Kehilangan Tokoh Kemanusiaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendatangi Gereja Katedral, Jakarta, untuk melayat Uskup Emeritus…

12 jam yang lalu

Pangkoopsud II Sambut Kedatangan dan Keberangkatan Menhan di Makassar

MONITOR, Makassar - Panglima Komando Operasi Udara II Marsda TNI Deni Hasoloan S., menyambut kedatangan…

14 jam yang lalu

Semua Biaya PPG PAI Kemenag Ditanggung Pemerintah

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa semua biaya untuk Pendidikan Profesi Guru (PPG)…

18 jam yang lalu