PEMERINTAHAN

Pemprov Banten Pastikan Kebutuhan Daging Jelang Lebaran Melimpah

MONITOR, BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten memastikan persediaan daging untuk bulan puasa dan hari raya lebaran mendatang dalam kondisi aman. Bahkan dari perhitungannya, perkiraan kebutuhan daging selama Ramadan dan Idul Fitri mencapai 8.367 ton. Sementara persediaan yang ada mencapai 15.170 ton (sapi dan kerbau) atau lebih dari cukup.

“Kebutuhan daging sapi di Maret 4.770 ton dan tersedia daging sapi dan kerbau 8.623 ton. Kemudian puncaknya April itu kebutuhannya 3.597 ton, dan tersedia 6.547 ton jadi kita masih kelebihan,” ujar Kepala Distan Provinsi Banten Agus M Tauchid, Jumat, 22 Maret 2024.

Agus memperkirakan, tahun ini permintaan daging sapi tidak akan mengalami kenaikan mengingat situasi Banten yang sudah kembali membaik usai menghadapi dinamika dan perubahan cuaca. Namun pihaknya tetap waspada bila terjadi lonjakan permintaan yang begitu besar.

“Yang perlu diantisipasi adanya peningkatan anomali permintaan karena iklim sudah mulai normal, lepas El Nino, pilpres selesai, dan sedang memasuki Idul Fitri dengan cuaca yang normal menjadi faktor membentuk permintaan pasar yang bisa berubah,” katanya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Banten, Ari Mardiana menambahkan, selain ketersediaan daging pihaknya juga memastikan kondisi kesehatan hewan sebelum dikonsumsi konsumen. 

“Kami terus memastikan daging yang sehat, vaksinasi kita genjot dari Januari sampai Maret serapannya 20.400, dan targetnya sampai pertengahan tahun 60 ribuan, mudah-mudahan bisa tercapai,” katanya

Diketahui, Kementerian Pertanian terus melakukan tinjauan daging di sejumlah pasar nasional seperti pasar Jaya Lenteng Agung dan Pasar Jaya Daerah Pasar Minggu Jakarta Selatan. Di sana, ketersediaan daging maupun telur dalam kondisi aman meskipun terjadi kenaikan harga akibat naiknya permintaan.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah mengatakan bahwa sesuai arahan Menteri Pertanian, ketersediaan pangan dan stabilisasi menjadi kunci dalam menjamin kebutuhan masyarakat.

“Karena itu kami memohon dukungan dari seluruh stakeholders terutama pelaku usaha peternakan untuk menjaga stabilitas pasokan selama bulan puasa dan jelang Lebaran,” jelasnya.

Recent Posts

Menaker Tegaskan Produktivitas dan Pelindungan Pekerja Perkuat Daya Saing Tenaga Kerja

MONITOR, Medan — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus meningkatkan produktivitas, memperkuat pelindungan pekerja, dan meningkatkan…

18 menit yang lalu

INNOPROM 2026 Perkuat Langkah Industri Agro Indonesia Menembus Pasar Eurasia

MONITOR, Jakarta - Indonesia akan membawa kekuatan industri agro dan pengolahan pangan ke panggung internasional…

21 menit yang lalu

Oknum Polisi Diduga Sekap dan Siksa Istri, Legislator Dorong Reformasi Pengawasan Internal Polri

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez menyoroti kasus dugaan penyekapan dan…

1 jam yang lalu

Rapimnas DPP FKDT Akan Rekomendasikan Insentif Rp1 Juta per Bulan bagi Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah

MONITOR, Jakarta – Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP FKDT) akan menggelar Rapat…

3 jam yang lalu

Menaker Tekankan Transformasi Balai K3 Jadi Pusat Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

MONITOR, Medan — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya transformasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)…

3 jam yang lalu

Pusat PVTPP Perkuat Zona Integritas, Matangkan Langkah Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

MONITOR, Bogor – Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian…

3 jam yang lalu