PARLEMEN

Anggota Komisi VIII DPR Soroti Gencarnya Pemerintah Salurkan Bansos

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI My Esti Wijaya menyoroti sikap pemerintah dalam memberikan bantuan sosial (bansos) dan bantuan langsung tunai (BLT) menjelang Pilpres 14 februari lalu. 

Menurutnya pemberian bansos bertujuan untuk mengantisipasi potensi terjadinya gagal panen dan el nino. Namun langkah penyaluran bansos yang diambil pemerintah menjelang pemilu dinilai tidak tepat.

“El nino sudah berakhir pada awal januari 2024 lalu, kemudian bansos kepada masyarakat juga sudah disalurkan sebelumnya. Namun mengapa menjalang pesta demokrasi penyaluran bansos menjadi semakin agresif?” kata Esti dalam Rapat Kerja bersama Menteri Sosial, di Gedung DPR Jakarta, Selasa (19/3/2024).

Ia bilang, penyaluran bansos sebaiknya dilakukan oleh satu Kementeran/Lembaga saja. Supaya dalam pelaksanaannya menjadi lebih jelas dan terukur. “Bansos jelang pemilu itu dari mana apakah dari Kemensos atau Kementerian lain? Sebaiknya penyaluran bansos itu dilakukan oleh satu Kementerian/Lembaga saja,” pungkas Esti.

Lebih lanjut, Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menilai penyaluran bantuan sosial dan bantuan langsung tunai yang terus menerus dapat berdampak buruk kepada masyarakat. Sebab, nantinya masyarakat akan terbiasa dengan bantuan pemerintah sehingga menimbulkan rasa malas.

“Nanti masyarakat jadi malas untuk bekerja malas untuk beraktifitas karena mereka sudah terbiasa disalurkan bansos. Dampaknya tentu akan mempengaruhi kestabilan ekonomi Indonesia,” tuturnya.

Recent Posts

Wamenhaj: Arahan Presiden Jelas, Pastikan Keselamatan Jemaah Haji

MONITOR, Jakarta - Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan jemaah haji Indonesia merupakan prioritas utama dalam setiap…

3 jam yang lalu

Menag Targetkan 42 Ribu ASN Ikut Program E-Learning Antikorupsi

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) yang berintegritas…

5 jam yang lalu

Kemenag Dukung Penuh PP TUNAS, Siapkan Strategi Literasi Digital bagi 13 Juta Siswa dan Santri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) mendukung implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025…

5 jam yang lalu

Cek Harga Bapok di Kramat Jati, Daging Sapi Rp140 Ribu, Cabai Rp45 Ribu

MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Menteri Lingkungan Hidup  (LH) Hanif Faisol Nurofiq…

10 jam yang lalu

Wamenag Tegaskan Pesantren Benteng Kerukunan Indonesia

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii menegaskan bahwa pesantren memiliki peran…

12 jam yang lalu

DPR: Biaya Haji 2026 Berpotensi Berubah akibat Penyesuaian Rute

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyoroti pentingnya kesiapan pemerintah…

14 jam yang lalu