PARLEMEN

Piutang Meningkat Jelang Lebaran, Legislator: Bisnis Pembiayaan ‘Survive’, Masyarakat Terlindungi

MONITOR, Jakarta – Bulan Ramadan dan jelang Idul Fitri, bukan hanya merupakan momen spiritual. Secara historis, kebutuhan pembiayaan masyarakat pun akan melonjak pada momen suci ini. Berdasar data OJK, peningkatan ini terlihat dari tren data pembiayaan selama lima tahun terakhir yang selalu meningkat di satu bulan sebelum hari Raya Idul Fitri.

Adapun pembiayaan paling besar disumbang oleh kredit kendaraan bermotor, untuk keperluan mudik atau berpergian selama libur lebaran. Selain sektor multifinance, OJK juga memperkirakan pembiayaan melalui platform ‘Buy Now Pay Later’ akan mengalami tren kenaikan utamanya untuk membeli kebutuhan Ramadan dan tiket mudik Lebaran.

Hal itu terungkap saat Komisi XI DPR RI menggelar kunjungan kerja spesifik ke Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis (14/3/2023) dalam pertemuan dengan OJK. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Amir Uskara saat diwawancarai usai acara menekankan asas keseimbangan antara industri Perusahaan Pembiayaan tetap bisa survive dan disisi lain masyarakat juga tetap terlindungi. 

“Kami ingin yang pertama bagaimana industri ini tetap bisa survive, tapi juga masyarakatnya terlindungi. Kami tidak ingin masyarakat karena terdesak, kemudian mengambil padahal tidak sesuai dengan kemampuan pengembalian, ini semua kami jaga,” ujar Amir.

Khususnya aspek kredit kendaraan bermotor, Amir memberi warning kepada perusahaan pembiayaan tetap berhati-hati dalam memberikan kredit agar pertumbuhan piutang tidak diiringi dengan kenaikan risiko kredit. Terlebih dengan regulasi yang ada saat ini, masyarakat dengan sangat mudah mendapatkan cicilan dari Bank Indonesia (BI).

“Saya kira itu rutin biasanya menjelang Lebaran biasanya ada (kendaraan bermotor, ini juga kita warning kepada industri untuk hati hati karena bagaimanapun kendaraan bermotor saat ini dengan regulasi yang sangat mudah untuk mendapatkan dari BI ya. Itu juga bisa menjadi salah satu sumber masalah buat pembiayaan,” pesannya.

Namun demikian, ungkap Amir, Komisi XI secara garis besar mengapresiasi peran OJK dalam memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada masyarakat, khususnya warga Bogor dan Jawa Barat agar memiliki pemahaman yang baik tentang produk layanan keuangan sehingga dapat menggunakan pembiayaan tersebut secara bijak. 

“Sehingga kita bersama dengan OJK hari ini ingin melihat kondisi itu bagaimana di Bogor, Jawa Barat. Dan kami mendapatkan informasi dari seluruh asosiasi dan bahkan industri bahwa apa yang dilakukan selama ini sudah dalam kontrol dan sesuai aturan yang ada di OJK,” puji Politisi Fraksi PPP ini.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman memproyeksikan terjadi kenaikan permintaan pembiayaan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk persiapan puasa dan lebaran, pembelian tiket mudik serta pembelian kendaraan bermotor R2 dan R4. 

Hal ini juga dipicu semakin berkembangnya ‘Buy Now Pay Later’ yang dilakukan masyarakat melalui e-commerce. OJK memproyeksikan pada Maret 2024 pertumbuhan piutang pembiayaan berada pada kisaran 11% hingga 13%. Hal ini menunjukkan Ramadan memiliki dampak cukup signifikan dengan penyaluran pembiayaan perusahaan pembiayaan.

Recent Posts

Prof Rokhmin Paparkan Roadmap Maritim 2045, Targetkan PDB Maritim 15 Persen

MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…

10 jam yang lalu

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kemenhaj Benahi Tata Kelola dan Perkuat Layanan Jemaah

MONITOR, Jakarta - Transformasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo…

10 jam yang lalu

Indonesia dan Malaysia Bahas Penguatan Regulasi Pelindungan Anak di Ruang Digital

MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil…

12 jam yang lalu

Panen Raya Padi di Indramayu, Produktivitas Meningkat 2,7 Ton/Hektare berkat Extragen dan Pupuk Berimbang

MONITOR, Indramayu - Kelompok Tani (Poktan) Gentong Jaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat…

14 jam yang lalu

Marwan Jafar Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Bersih, Desak Solusi Permanen Atasi Kekeringan

MONITOR, Pati - Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyalurkan bantuan…

14 jam yang lalu

Dorong Kemandirian, Menko Muhaimin Buka Jalan Santri Keluar dari Kemiskinan

MONITOR, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengajak Kementerian…

23 jam yang lalu